CARA MERAWAT TANAMAN AIR AQUASCAP

Minggu, 28 Februari 2016

Aneka-Peliharaanhias---Tanaman air dalam Aquascap merupakan elemen yang paling penting pada aquascape yang indah. Bahkan kehadiran tanaman ini jauh lebih utama dan vital dibandingkan dengan ikan-ikan hias yang hidup di dalam tangki, artinya ikan hanya sebagai pendukung dan pelengkap biodata di dalamnya, itupun ikan tertentu saja yang boleh menghuni Aquascap tersebut. Tanpa adanya tanaman, maka tangki kaca tidak bisa disebut aquascape, tetapi hanyalah aquarium untuk ikan hias saja. Oleh sebab itu, tumbuh-tumbuhan air ini harus mendapatkan perawatan yang benar-benar maksimal.

Tanaman Aquascape

Lantas, bagaimana ya caranya merawat tanaman air yang benar? Berikut ini kiat-kiat merawat tanaman air tersebut.

Atur Kondisi Air sesuai Habitat Alami

Terdapat beragam jenis tanaman air di dunia ini. Masing-masing dari tanaman tersebut memiliki habitatnya sendiri. Ada tanaman yang biasa hidup di perairan dingin, tetapi tidak sedikit pula yang umumnya tinggal di lingkungan yang hangat. Buatlah kondisi di aquascape menyerupai habitat alami tanaman yang Anda pelihara. Untuk menurunkan suhu air, Anda bisa menggunakan kipas khusus dan menaruh tangki di ruangan ber-AC. Sedangkan untuk menghangatkan temperaturnya, pakailah perangkat water heater.

Berikan Pupuk secara Rutin

Tanaman membutuhkan unsur hara sebagai makanannya. Unsur-unsur seperti fosfor, nitrogen, dan kalium menjadi kebutuhan pokok dari tumbuhan air. Anda bisa memberikan pupuk khusus aquascape, baik yang bersifat organik maupun kimiawi. Pupuk ini banyak dijual di toko ikan hias terdekat. Agar tidak mengganggu kehidupan ikan, pupuk ini diberikan dengan metode penyuntikan melalui selang khusus yang ditanamkan di dasar tangki.

Pencahayaan selama 6-10 Jam

Tanaman air membutuhkan cahaya untuk mendukung proses fotosintesis. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 6-10 jam. Anda bisa menggunakan sistem pencahayaan 2 watt/galon memakai lampu neon. Setelah habis waktu tersebut, biarkanlah tanaman melakukan respirasi dengan mematikan lampu neon. Jika lampu ini terus dinyalakan, siap-siap bakal terjadi ledakan algae atau lumut liar yang tidak kita inginkan.


Pemberian O2 dan H2O yang seimbang

Sebagian hobis memasang alat khusus yang juga pupuk terhadap keseimbangan oksigen dan karbon dioksida untuk aquascapenya. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki pertumbuhan tanaman dan perkembangan ikan hias di dalamnya.


Hindari Memasang Aerator

Aerator adalah alat yang berguna untuk menciptakan gelembung-gelembung udara di dalam air. Prinsip kerjanya adalah menyedot udara lalu membuangnya di dalam air. Akibatnya kadar oksigen terlarut di dalam air pun akan meningkat. Hal ini justru membahayakan tanaman air yang notabene membutuhkan karbon dioksida untuk sebagai bahan baku dalam proses fotosintesis. Oksigen yang dihasilkan dari proses tersebut kemudian bisa dinikmati oleh ikan.

Jaga Kebersihan Tangki

Pantau terus kondisi kesehatan tanaman dan ikan di dalam tangki. Jagalah selalu kebersihan aquascape agar tidak ada bibit penyakit dan jamur yang berkembang biak. Setiap 2-3 minggu sekali Anda bisa mengganti 30-50 persen volume air di dalam tangki dengan air bersih. Permukaan bagian dalam kaca bisa disikat untuk menghilangkan lumut yang menempel, tetapi jangan menggunakan cairan pembersih apapun.


Demikianlah cara dan kiat-kiat merawat tanaman air aquascape agar selalu terlihat indah dan menawan di dalam aquarium. Semoga bermanfaat.



15.20

0 komentar:

Posting Komentar