Home » All posts
![]() |
| Kualitas Air Aquarium Ikan Hias |
Aneka-peliharaanhias---Sobat pencinta ikan hias, Dalam pemeliharaan dan budidaya ikan hias salah satu faktor terpenting adalah kualitas air yang kita gunakan. Agar ikan dapat hidup dan tumbuh dengan optimal, diperlukan air yang berkualitas yaitu air yang bersih dan bebas dari bahan-bahan berbahaya (beracun), dan bahan-bahan lain yang tidak dibutuhkan ikan. Jumlah dan volume air pun harus memadai supaya tidak terjadi kepadatan populasi yang terlalu tinggi sehingga ikan kekurangan oksigen yang bisa menyebabkan kematian bagi si ikan.
Sahabat pencinta Ikan Hias dan pembudidaya ikan yang sudah berpengalaman tentu sangat memahami arti pentingnya membuat dan menjada kualitas air ini. Tetapi dalam kesempatan ini admin Aneka-Peliharaan hias kembali mencoba mengulas tentang bagaimana cara membuat dan menjaga kualitas air yang sesuai dengan ikan hias kesayangan kita. Sebetulnya tentang air ini sudah banyak di ulas di beberapa tulisan yang sejenis, tetapi kali ini, admin akan mencoba mengulas lebih detail dan padat tentang kualitas air ikan hias secara lebih lengkap sesuai pengalaman penulis setelah menerapkan petunjuk dari beberapa literatur yang penulis pakai.
Dalam pemeliharaan ikan hias dan ikan sejenisnya, pelu dilakukan pengukuran kualitas air, kualitas air itu dapat sobat ukur dengan beberapa parameter yang akan kita bahas berikut ini;
A. Derajat Keasamaan (pH) air
Pada air untuk ikan hias-peliharaan, kita mengenal adanya Keasaman atau pH air. Apakah itu Keasaman atau pH air?, Keasaman atau pH air (pondus Hydrogeni) adalah indikasi dari bobot hidrogen yang berada di dalam air. Derajat keasamaan diukur dengan skala 1-14, Angka tujuh pada derajat keasaman menandakan keasaman ari bersifat netral. Sementara itu, angka satu menunjukan air bersifat sangat asam. Sebaliknya, angka 14 menunjukan air bersifat sangat basa atau alkalis. Ikan bias biasanya hidup optimal di dalam air pada kisaran pH 6,5 - 8.
Untuk pengukuran sendiri dapat kita lakukan dengan menggunakan kertas pH atau kertas lakmus (metode perbedaan warna). Bentuk kertas lakmus berupa potongan-potngan kertas berukuran kecil. Cara pengukurannya gampang, ambil sampel air, kemudian celupkan kertas lakmus dalam air sampel selama beberapa detik hingga tidak terjadi perubahan warna. Cocokan warna kertas lakmus dengan indikator warna pH yang tertera dalam kemasan kertas lakmus. Suapay hasilnya lebih akurat, ambil dan tes 2=3 sampel air.
Selain dengan kertas lakmus, pengukuran pH juga dapat sobat lakukan dengan menggunakan pH meter otomatis. Cara penggunaannya cuku gampang, celupkan ujung detektor pH meter yang terbuat dari logam ke dalam air aquarium atau kolam. Secara otomatis, sekala pada pH meter menunjukan angka yang menggambarkan kondisi pH air yang sesungguhnya. Untuk keakuratan hasil, lakukan 2=3 kali pengukuran pada tempat yang berbeda. Kedua pH meter tersebut dapat dibeli di toko-toko pertanian atau budidaya ikan.
Sobat dapat juga menggunakan kapur bordo untuk menaikan PH air agar sesuai dengan ketentuan pemeliharaan ikan. Gunaka sebanyak 2 cc perliter air kapur bordo, sebaiknya air ber-pH terlalu basa atau skala meternya menunjukan angka di atas 7 perlu dinetralkan dengan menambahkan daun-daunan yang telah direndam ke dalam air selama 2-3 hari. Untuk menetralkan pH air di dalam aquarium, cukup masukan 2-3 lembar daun ketapang ke dalamnya.
Besar kecilnya angka pH sangat dipengaruhi oleh kandungan karbondioksida (CO₂) di dalam air. Karbondioksida adalah hasil dari respirasi atau pernapasan ikan yang menghasilkan kandungan CO₂ berbeda di siang dan malam hari. Ketika malam hari, kadar CO₂ meningkat sehingga pH air juga naik. Ketika pagi dan siang hari, kadar CO₂ akan turun sehingga pH air juga ikut turun.
Faktor lain yang mempengaruhi pH air adalah sisa pakan dan kotoran ikan. Jika air jarang diganti, bekas dan kotoran ikan akan semakin menumpuk. Akibatnya, pH air menjadi semakin rendah. Untuk menetralkannya, sedot kotoran tersebut dari dasar aquarium, kemudian ganti separuh air aquarium dengan ari baru yang masih segar. Sementara itu, untuk menetralkan pH di dalam kolam, harus dikuras terlebih dahulu kemudian bersihkan dari kotoran, dan keringkan kolamnya.
B. Kesadahan (HD) Air
Kesadahan air (hardness) menunjukan kandungan mineral, berupa kalsium (Ca), Magnesium (Mg), dan seng (Zn) di dalam air. Jika kandungan unsur mineral tersebut tinggi, air dianggap bersifat hardness atau keras. Jika kandungan mineral rendah, air dianggap softness atau lunak. Tinggi rendahnya kesadahan air sangat dipengaruhi oleh unsur mineral dalam tanah tempat air tersebut berada. Sebagai contoh, jika air mengalir pada sungai yang tanahnya mengandung banyak kalsium, air tersebut dapat dikategorikan memiliki kesadahan keras karena unsur kalsiumnya sangat kuat.
Kesadahan air dan pH merupakan unsur yang berbeda, tetapi memiliki keterkaitan yang erat. Biasanya air yang ber-pH basa, kesadahan airnya tergolong tinggi. Sebaliknya, air yang ber-pH asam, kesadahannya rendah. Ini bisa kita lihat pada tabel tingkat Kesadahan Air berdasarkan Kandungan Kalsium di bawah ini:
Ikan hias rata-rata memiliki kesadahan air antara 8-10 HD. Menurunkan kesadahan air dapat dilakukan dengan menambah aquades. Contohnya, untuk menurunkan kesadahan air dari 20 HD menjadi 8 HD tambahkan 12 bagian aquades untuk setiap 8 bagian air. Perhitungannya adalah 20=8 = 12 bagian aquades + 8 bagian air.
Lalu bagaimana mengukur kesadahan air? Biasanya pengukuran kesadahan air dilakukan dengan alat ukur yang disebut salinity tester. Alat ini bisa digunakan untuk mengukur kandungan magnesium dalam kalsium di dalam air. Kesadahan air juga dapat diketahui secara manual, yakni dengan cara langsung mencicipi air. Jika tidak terasa asin padahal airnya sudah dibubuhi garam, kesadahan air bersifat medium (5-8 HD). Namun, jika terasa payau sebelum dibubuhi garam, kesadahannya termasuk keras (11-15 HD).
B. Kesadahan (HD) Air
Kesadahan air (hardness) menunjukan kandungan mineral, berupa kalsium (Ca), Magnesium (Mg), dan seng (Zn) di dalam air. Jika kandungan unsur mineral tersebut tinggi, air dianggap bersifat hardness atau keras. Jika kandungan mineral rendah, air dianggap softness atau lunak. Tinggi rendahnya kesadahan air sangat dipengaruhi oleh unsur mineral dalam tanah tempat air tersebut berada. Sebagai contoh, jika air mengalir pada sungai yang tanahnya mengandung banyak kalsium, air tersebut dapat dikategorikan memiliki kesadahan keras karena unsur kalsiumnya sangat kuat.
Kesadahan air dan pH merupakan unsur yang berbeda, tetapi memiliki keterkaitan yang erat. Biasanya air yang ber-pH basa, kesadahan airnya tergolong tinggi. Sebaliknya, air yang ber-pH asam, kesadahannya rendah. Ini bisa kita lihat pada tabel tingkat Kesadahan Air berdasarkan Kandungan Kalsium di bawah ini:
Tabel Tingkat Kesadahan Air berdasarkan Kandungan Kalsium
Keterangan:ppm (part per million = mg/1=g/1.000 liter)
Ikan hias rata-rata memiliki kesadahan air antara 8-10 HD. Menurunkan kesadahan air dapat dilakukan dengan menambah aquades. Contohnya, untuk menurunkan kesadahan air dari 20 HD menjadi 8 HD tambahkan 12 bagian aquades untuk setiap 8 bagian air. Perhitungannya adalah 20=8 = 12 bagian aquades + 8 bagian air.
Lalu bagaimana mengukur kesadahan air? Biasanya pengukuran kesadahan air dilakukan dengan alat ukur yang disebut salinity tester. Alat ini bisa digunakan untuk mengukur kandungan magnesium dalam kalsium di dalam air. Kesadahan air juga dapat diketahui secara manual, yakni dengan cara langsung mencicipi air. Jika tidak terasa asin padahal airnya sudah dibubuhi garam, kesadahan air bersifat medium (5-8 HD). Namun, jika terasa payau sebelum dibubuhi garam, kesadahannya termasuk keras (11-15 HD).
C. Oksigen Terlarut
Sebagian besar ikan membutuhkan oksigen (O₂) terlaru dalam air sebanyak 3 mg/l. Idealnya, batas minimal kandungan oksigen terlarut untuk pertumbuhan ikan adalah 5 mg/l. Meskipun demikian, ikan hias masih dapat hidup dibawah batas minimal tersebut. Konsekuensinya nafsu makannya akan menurun dan pertumbuhannya terhambat.
Untuk mengatasi berkurangnya jumlah ogsigen terlarut di dalam air perlu dilakukan cara-cara sebagai berikut :
1. Mekanik
Cara mekanik ini dengan menggunakan aerator atau alat sirkulasi air (pompa) yang mampu memutar oksigen dari udara ke dalam air secara cepat dan dalam jumlah besar. Intinya, aerator berfungsi untuk meningkatkan intensitas pertukaran air sehingga kualitas air dapat terjaga.
2. Kimia
Meskipun jarang digunakan, salah satunya dengan pemberian superfosfat telah terbukti mampu merangsang pertumbuhan fitoplankton baru yang dapat membantu proses fotosintesis.
3. Biologi
Cara ini dilakukan dengan menjaga keseimbangan kandungan oksigen antara tumbuhan penghasil oksigen dan organisme pengguna oksigen. Perlu diperhatikan antara jumlah Tanaman air di dalam aquarium dengan jumlah ikan di dalamnya.
Demikianlah sahabat pencinta ikan hias, tentang cara membuat dan menjaga air berkualitas untuk ikan hias kesayangan andan. Terimakasih sudah bekerkunjung dblog ini. semoga bermanfaat.
Aneka-Peliharaanhias---Siapa yang tidak kenal dengan ikan Hias yang satu ini, Ikan Mas koki, ikan “buntek” imut-imut yang mungil itu merupakan salah satu ikan Hias yang paling populer dan banyak dicari, ternyata memiliki sejarah panjang sebelum memiliki tampilan indah dan bentuknya yang unik-unik seperti sekarang ini. Dengan cara alami mupun campur tangan manusia, terjadi mutasi dan persilangan beberapa kali yang bersifat menetap. Bentuk aneh yang dihasilkan justru menyebabkan ikan ini jadi favorit hobiis di seluruh dunia hingga saat ini.
crucian carp (Carassius carassius)
gambar : gallery.nanfa.org
Konon nenek moyang maskoki adalah crucian carp (Carassius auratus), meskipun bila dilihat sekilas ikan tersebut amat berbeda penampilannya dengan maskoki saat ini. Jika maskoki berbentuk bundar dan cantik, sebaliknya tubuh crucian carp panjang mirip ikan mas yang banyak dipelihara di Indonesia.
Namun berdasarkan penelitian terhadap kromosom, para ahli sepakat mengatakan adanya hubungan erat antara kedua jenis ikan tersebut. Menurut mereka, crucian corp memang memiliki pertalian yang kuat dengan maskoki. Jadi yang pertama kali disebut goldfish adalah crucian corp, walaupun tak ada persamaan bentuk dengan maskoki. Dari ikan itulah nantinya diturunkan seluruh varietas maskoki dengan beragam bentuk dan warna.
1. Mutasi Secara Spontan
Sebenarnya tak ada catatan yang berhasil ditemukan mengenai mutasi yang terjadi mengenai mutasi yang terjadi pada crucian corp. namun mayoritas ahli menyatakan Cina adalah tempat pertama ditemukannya nenek moyang maskoki. Menurut perkiraan mereka, bentuk maskoki modern muncul lantaran crucian corp mengalami mutasi secara besar-besaran. Perubahan bentuk dan warn ikan terjadi melalui suatu proses evolusi secara spontan.
Kejadian tersebut diawali dengan ditemukannya pertama kali ikan ini di Negeri Cina pada tahun 800 – 1000. Ketika itu tampuk pemerintahan Cina dipegang Dinasti Sung (960 – 1279). Penemuan ikan tersebut terus berkembang sampai suatu saat muncul crucian corp berpenampilan aneh. Di Chiang Su Cheng dan Che Chiang Chen dua distrik yang terletak di Cina pertama kali dihasilkan ikan karper berwarna merah. Penampilan ikan ini cukup membuat geger distrik lantaran perbedaan warna dengan ikan umumnya.
Ada yang menduga mutasi berawal dari perubahan warna tubuh menjadi keemasan. Turunan yang berwarna merah keemasan ini disebut scarlet crucian. Proses perubahan, warna putih itu berlangsung berangsur-angsur. Mula-mula warna hitam berubah menjadi kuning berbintik-bintik. Selanjutnya seluruh tubuh yang telah berubah menjadi kuning, berganti lagi dengan warna oranye. Warna terakhir ini kemudian berubah jadi lebih tua hingga menjadi merah cerah.
Di samping warna, mutasi berlanjut pada sirip ekor. Sirip yang semula hanya terdiri satu lapis beralih menjadi lebih dari satu lapis, misalnya tiga atau empat lapis. Bentuk sirip juga mengalami perubahan, dari yang normal berganti menjadi bentuk mirip daun bunga ceri atau ekor merak.
Setelah mutasi secara spontan terjadi, penampilan crucian corp makin menarik minat masyarakat untuk mengembangbiakkannya. Lewat teknik kawinsilang antarindividu berlainan ras, terciptalah berbagai bentuk dan warna masa kini. Penampilannya yang indah dan lucu membuat ikan ini amat digemari sebagian masyarakat dunia sebagai hewan peliharaan. Akhirnya orang membedakannya dengan crucian corp. ikan maskoki terakhir ini diberi nama Carrasius carrasius varauratus.
2. Hewan Eksklusif.
2. Hewan Eksklusif
perbedaan ikan mas koki jantan dan betina, jenis ikan mas koki, ikan mas koki berenang terbalik, harga ikan mas koki, makanan ikan mas koki, jual ikan mas koki, ternak ikan mas koki, perawatan ikan mas koki
Ikan maskoki oranda
gambar : thegoldfishtank.com
Di Jepang ternyata perkembangan ikan ini jauh lebih pesat daripada negara lainnya. Ia menjadi salah satu ikan favorit yang banyak dipelihara masyarakat Jepang. Bahkan maskoki juga diproduksi dan diperdagangkan ke penjuru dunia oleh penggemar maskoki di sana. Tak heran bila banyak orang mengira ikan ini berasal dari Jepang.
Maskoki yang masuk pertama kali ke Jepang berasal dari Cina. Namun tak ada catatan yang lengkap mengenai kepastian datangnya ikan ini ke Jepang. Keberadaan maskoki baru tercatat setelah jumlahnya di Jepang cukup banyak, sekitar tahun 1500. Ketika itu, harga ikan ini cukup tinggi lantaran jumlahnya yang terbatas dan masih impor langsung dari Cina. Karena alasan itulah, maskoki menjadi salah satu hewan eksklusif yang hanya dikoleksi orang kaya atau pejabat kerajaan saja. Tak pelak popularitas maskoki langsung menanjak dikalangan penduduk Jepang.
Lambat-laun penilaian masyarakat terhadap ikan tersebut makin luntur. Akibatnya pada era Bunsei (1824), gengsi maskoki jatuh. Si buntet ini menjadi hewan peliharaan segala lapisan penduduk dan semua orang bisa memelihara atau berminat menernakannya. Perkembangan tersebut menyebabkan keberadaan maskoki makin populer. Ia diternakkan secara besar-besaran dan diperdagangkan di segala sudut kota serta seluruh penjuru dunia. Saat ini ada tiga kawasan di Jepang yang terkenal sebagai penghasil maskoki, yaitu Koriyama, Propinsi Nara; Yatomi di Propinsi Aichi; dan tokyo. Dan sekarang Jepang tergolong salah satu negara penghasil maskoki terbesar di dunia.
3. Digemari di Eropa dan Amerika
Menurut catatan kuno, maskoki dari Cina juga diekspor ke Eropa, sekitar tahun 1611, 1691 dan 1728. Dari Italia dan Inggris, maskoki terus menyeberang ke Belanda dan akhirnya berkembang hingga saat ini ia termasuk hewan peliharaan populer di benua tersebut.
Selain di Eropa, maskoki dari Jepang juga diekspor ke Amerika sebagai hewan peliharaan. Maskoki memasuki Amerika sekitar tahun 1876. Banyak penggemar ikan hias yang menyambutnya dengan antusias. Namun lama kelamaan, popularitas ikan ini makin surut, sehingga beberapa ras maskoki cantik hilang dari pasaran. Akhirnya hanya sedikit peternak dan pedagang yang sekarang masih mengusahakannya.
Walaupun demikian Amerika Serikat termmasuk salah satu pasar maskoki cukup terkenal di dunia. Bahkan negara ini berhasil melahirkan dua ras maskoki cantik yang populer di kalangan penggemarnya, yakni veiltail (ekor rumbai) dan comet tail (ekor komet). Selain dua ras ini saat ini ras maskoki telah berkembang menjadi ratusan jumlahnya. Namun sayangnya, tak semua ras tersebut dikenal orang. Hanya jenis-jenis yang kesohor saja yang dicatat dan diketahui. Di samping itu, hobiis ikan hias hanya menggemari beberapa ras dan ada anggapan maskoki jenis baru biasanya sulit diterima orang. Mereka hanya menyukai maskoki yang sudah jelas nama dan jenisnya.
Kendala-kendala itu menyebabkan menyusutnya jumlah varietas yang dikenal para hobiis, dari ratusan hingga cuma empat belas. Beberapa diantaranya: Wakin, Ryukin (japanese fantail), Veiltail, Oranda, Lionhead, Pearl scale, Bubble eye, Popoon, Blackmoor, Peacock tail dan shubunkin. Masing-masing memiliki keindahan dan kecantikan bentuk tubuh, warna sisik dan sifat yang berbeda-beda.
Sumber: http://www.ngasih.com/2014/07/31/sejarah-ikan-hias-maskoki-goldfish-history/1-2/
Aneka-Peliharaanhias---Ada beragam jenis tanaman hias untuk aquascape, tanaman ini sangat indah dan menarik sebagai pelengkap dalam aquascape.
Berikut ini beberapa jenis tanaman hias untuk aquascape yang sering kita jumpai ;
Ludwigia sp white
Ludwigia glandolosa peranis
Ludwigia senegalensis
Ludwigia var cuba
Ludwigia green
Limnophelia aromatica
Hygrophila arguia
Nesaea peducellata golden
Rotala bangladesh
Rotala Vietnam
Pagoestemon Octopus.
Akhmad Solihin
06.35
CB Blogger
Indonesia![]() |
| Tanaman Hias Aquascape |
Berikut ini beberapa jenis tanaman hias untuk aquascape yang sering kita jumpai ;
Ludwigia sp white
Ludwigia glandolosa peranis
Ludwigia senegalensis
Ludwigia var cuba
Ludwigia green
Limnophelia aromatica
Hygrophila arguia
Nesaea peducellata golden
Rotala bangladesh
Rotala Vietnam
Pagoestemon Octopus.
Aneka-Peliharaanhias---Agar pertumbuhan Lobster Air Tawar (LAT) dapat maksimal maka perlu diberikan makanan/ pakan yang tepat dan memadai, berkualitas baik dari segi kandungan gizi nutrisi maupun jumlah yang sesuai dengan ukuran LAT yang kita budidayakan. Apa sajakah makanan atau pakan yang tepat untuk LAT?
Pada umumnya LAT karena bersifat Omnivora atau pemakan segala, dapat mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mudah kita temukan di lingkungan sekitar kita sehari-hari. Yang bisa bisa kita berikan antara lain:
1. Sayuran / umbi-umbian
- Toge
- Sawi
- Wortel
- Kangkung
- Singkong
- Ubi jalar
- Jagung basah diparut dan juga sayuran lain
- Ketela pohon yang diparut dll.
Untuk makanan yang tidak tenggelam (mengapung) seperti toge sebaiknya diseduh air panas atau direbus dahulu sehingga bisa tenggelam.
Untuk makanan seperti wortel, singkong, ubi jalar dapat diiris tipis memanjang seperti tusuk gigi atau di serut.
2. Tanaman air
- Enceng gondok
- Selada air
- hydrilla verticillata
- Ludwigia-Inclinata-Green. dll
3. Daging
- Plankton
- Usus ayam
- Keong mas
- Kutu air/ Artemia
- Jentik Nyamuk
- Cacing darah / bloodworm
- Cacing, tubifex / cacing sutera
- Cacing tanah (sebaiknya sebelum diberikan, cacing diendapkan sehari untuk menghilangkan kotoran dalam perut cacing)
- Udang
- Ikan mati dll.
4. Pelet (Pakan Buatan)
- Pelet Udang
- Pelet khusus LAT
*)Catatan: Pemberian pakan mulai dari pelet, sayuran, cacing (opsional) bisa dilakkukan secara bergantian setiap harinya.
Catatan Penting dan Saran untuk pemberian makanan/pakan LAT ini adalah :
- Komposisi pemberian pakan harus disesuaikan antara pakan pelet dan pakan alami (sayuran/umbi, tanaman air dan daging). Jangan terlalu berbeda karena akan mengganggu proses pertumbuhan LAT tersebut).
- pemberian pakan harus sesuai dengan takaran / disesuaikan dengan jumlah LAT dan ukuran media. Sebaiknya maksimal 5% dari berat tubuh LAT tersebut. (Perlu dipahami bahwa LAT tidak memiliki usus yang panjang seperti halnya ikan koki, sehingga LAT akan mengkonsumsi jumlah makanan yang sangat sedikit dibandingkan dengan ikan koki.
- pemberian makanan sebaiknya dua kali sehari yaitu 25% pada pagi hari dan 75% pada malam hari, karena LAT lebih banyak beraktivitas pada malam hari. Usahakan memberikan makanan pada jam yang sama.
- Disarankan untuk tidak memberikan pakan Pelet pada benih lobster yang berukuran di bawah 1cm, karena pelet terlalu banyak mengandung zat kalsium yang akan menyebab LAT akan sulit melepaskan diri dari kulitnya pada saat molting, oleh sebab itu dianjurkan menggunakan pakan alami saja.
Pemberian Pakan Benih di Kolam Pemeliharaan
Pemberian pakan benih ini termasuk masa perawatan benih lobster hingga siap dipindahkan ke kolam utama. Pakan yang tepat untuk benih lobster adalah cacing sutra, cacing sutra dapat memacu pertumbuhan benih lebih cepat. Porsi makanan untuk benih lobster adalah 3% dari ukuran tubuhnya, anda bisa menyesuaikan pemberian pakannya dari jumlah bibit yang ada.
Pemberian pakan dilakukan pada pagi hari sekiatar 25% dari kebutuhan porsi, kemudian berikan juga pakan pada sore hari. Pemberian pakan di sore hari-menjelang malam sebaiknya dilebihkan sekitar 2 kali lipat dari jumlah Pakan waktu pagi (75%), karena benih anakan Lobster ini lebih aktif mencari makan pada malam hari.
Demikian tentang Makanan atau Pakan yang bagus jika diberikan pada Lobster Air Tawar (LAT), pemberian pakan ini sangat mendukung sekali terhadap peningkatan pertumbuh dari LAT yang kita pelihata. Ssmoga bermanfaat. Terimakasih.
Aneka-Peliharaan-Hias---Lobster Air Tawar (LAT) atau Freshwater Crayfish merupakan binatang air yang cukup mudah untuk dibudidayakan. Harganya yang cukup tinggi, sekitar 150-250 ribu rupiah /kg, membuat budidaya lobster air tawar menjanjikan keuntungan bila dilakukan dengan teknik yang benar. Habitat asli Lobster Air Tawar adalah di sungai dan di rawa-rawa serta danau. Namun demikian, banyak sarana yang dapat digunakan.
Media budidaya lobster air tawar ini sangat bervariasi. Pada umumnya Lobster Air Tawar dibudidayakan secara extensif pada kolam tanah. Pada budidaya secara extensif petani hanya menaruh indukan pada kolam tersebut pada masa berkala kolam tersebut dikeringkan dan lobster yang sudah memenuhi ukuran komersial akan dijual dan sisanya akan dikembelikan ke kolam tanah tersebut. Pada budidaya secara intensif petani mulai memberi pakan ke dalam kolam dengan berbagai macam makan sayur-sayuran termasuk pakan komersil.
Budidaya secara intensif memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan secara extensive. Media lain yang sering digunakan adalah kolam semen atau kolam fiber (Tank). Kolam semen dan kolam fiber ini banyak digunakan untukmembesarkan burayak sampai berat sekitar 5 cm. Di Indonesia budidaya lobster air tawar banyak dilakukan dalam sekala perumahan terutama pada pembenihan.
Budidaya lobster air tawar sangat cepat dan gampang, tidak seperti udang windu atau udang galah yang relatif lebih sedikit dan rumit. Orang awam pun dapat melakukannya sendiri baik dalam skala usaha kecil maupun besar. Dengan sedikit modal dan kemauan yang kuat, setiap orang dapat membudidayakan lobster air tawar. Lobster air tawar tidak mudah stres dan tidak mudah terserang penyakit. Asalkan kebutuhan pakan, kualitas air, dan kebutuhan oksigen terpenuhi maka lobster dapat tumbuh dan berkembang biak dengan cepat. Jika dilihat dari iklim dan siklus musimnya, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk melakukan budi daya lobster air tawar sepanjang tahun. Lobster air tawar yang umumnya bertelur 4–5 kali dalam setahun dapat dimanfaatkan secara maksimal. Selain kondisi iklim yang sangat mendukung, sumber pakan alami bagi lobster tersedia cukup banyak di alam dan mudah diperoleh. Dengan pakan alami tersebut, lobster akan tumbuh dengan cepat. Oleh karena budi daya lobster tidaklah sulit maka bisnis ini dapat digunakan sebagai usaha sampingan.
TIPS KEBERHASILAN USAHA
Tips 1
Gunakan indukan berukuran fisik besar (dapat menghasilkan +/-500 s/d +/-900 per ekor 1 kali bertelur)sebagai produksi bibit dan untuk mempercepat pertumbuhan bibit ukuran 2Cm beri makanan ekstra berupa cacing sutra, dan berikan cacing tanah untuk mempercepat proses bertelur untuk yang dikawainkan, kemudian perlu anda ketahui juga pada proses pergantian kulit berarti proses pertumbuhan,(bertambah besar).Terutama pada proses pembesaran di aquarium,oleh karena itu guna merangsang pergantian kulit sesering mungkin seiring dengan seringnya anda melakukan pergantian air pada aquarium (tiap 3hari atau seMinggu 1kali) tergantung tingkat kekeruhan airnya.
Tips 2
Lakukan pengawasan sesering mungkin, untuk menghidari serangan sekelompok Lobster lain terhadap Lobster yang sedang mengalami proses ganti kulit (moulting). Oleh karena pada saat proses moulting, disamping kondisinya yang lemah,pada saat itu juga mengeluarkan cairan zat yang dapat merangsang sifat kanibal dan melakukan penyerangan terhadap lobster yang sedang tidak berdaya. Dan berikan juga pengaman pada tempat (Kolam atau Aquarium) agar Lobster tidak kabur karena sifat pengembaraanya yang tinggi, dan dapat bertahan hidup hingga 8 s/d 12 jam diluar kolam/aquarium.
Tips 3
Berikan makanan tambahan/ektra, terutama pada malam hari, sekitar Pkl.19.00~21.00 secukupnya, periksa dan berikan makan berupa pelet, bila sudah tidak terdapat sisa makanan yang diberikan pada waktu sore hari. Hal ini dilakukan guna menghinadri saling menyerang diantara sesama Lobster, oleh karena hewan ini mempuyai sifat kanibalisme yang sangat tinggi di samping itu aktivitas kelompok hewan ini meningkat pada malam hari termasuk untuk mencari mangsa. Jenis hewan ini tidak menebar bau anyir/amis seperti jenis udang atau ikan lainnya, jadi budidaya ternak dapat/layak dilakukan dilingkungan rumah/tempat tinggal.
Tips 4
Tentukan pilihan anda sebelum terjun ke dunia bisnis Lobster Air Tawar ini oleh karena cara pengelolaannya terdiri dari beberapa segmen, apakah anda sebagai : pedagang ; Ternak pembesaran ; Ternak pembibitan ;Ternak hobi/koleksi. hal ini perlu dilakukan agar langkah usaha yang anda jalankan bisa lebih terfokus. Baca juga buku sebagai referensi yang mudah didapat, dan salah satu penyedianya GRAMEDIA,yaitu Seri Agribisnis LOBSTER AIR TAWAR Pembenihan dan Pembesaran, penulis; R Hondo Wiyanto/Rudi Hartono, cetakan Jakarta 2003 dan Pembenihan Lobster Air Tawar Lokal Papua, penulis;Samuel Patasik, cetakan Jakarta 2004.
Tips 5
Apa bila pilihan Budidaya/ternak pembesaran,siapkan kolam untuk pembesaran mulailah dengan skala kecil dengan tujuan untuk mendapatkan pengetahuan tetang sifat sifat yang spesifk dari hewan ini yang salah satunya adalah sifat kanibalisme yang tinggi.Agar skala resiko penyusutan pupulasi yang diakibatkan kematian dan kekurang terampilan dapat ditekan sekecil mungkin jika kelak memasuki usaha skla besar. Dan apa bila pengetahuan tersebut sudah didapat, mulailah dengan prencanaan produksi untuk target panen setiap bulan, untuk melihat ilustrasi perencanaan.
Tips 6
Pilihan budidaya ternak pembibitan sama dengan halnya dengan langkah budidaya pembesaran hanya pembibitan lebih sensitif lagi,sebaiknya biarkan s/d usia +/-1.5 bulan baru pindahkan kekolam pembesaran. Hewan ini memang hidup lebih sesuai di iklim tropis dengan suhu udara 24 sampai dengan 30 derajat celcius demikian juga kondisi air, khusus untuk anak yang baru dipisahkan dari induknya (burayak) pergunakan alat atau cairan pengukur Ph air, kemudian apa bila Ph air tidak ideal (Ph air ideal untuk LAT = 7 s/d 9 ) dapat diatasi dengan cara memberikan additive Ph up ataupun Ph Down, guna mempetahankan Ph ideal. Semua perlengkapan untuk mengontrol keadaan Ph air bisa didapat di tempat penjualan accessories ikan hias terdekat.
Tips 7
Pilihan tempat,rencanakan lokasi penempatan aquarium maupun kolam pemeliharaan pilih yang nuansanya tidak bising karena hewan ini mudah stress oleh hal-2 yang demikian,terutama pada proses perkawinan dan kehamilan kemungkinan telur yang dikandungan akan mudah rontok, sehingga akan menghambat proses pengembang biakan yang diinginkan. Hindari lingkungan hama pemangsa, tikus, kucing, dan sejenis nya,dengan memasang pelindung tutup kawat ayam dan sejenisnya. Ketinggian permukaan air 15 s/d 20 Cm dan supply oksigen yang cukup dengan memasang aerotor/air stone (gelembug-2 udara) dan Filter pump, agar selalu terjadi sirkulasi air yang bersih.
PEMILIHAN WADAH PEMELIHARAAN
Untuk budidaya lobster air tawar skala rumah tangga, ada beberapa wadah
yang dapat digunakan untuk pemeliharaan. Yang terpenting wadah yang
digunakan sesuai dengan ukuran lahan yang tersedia di halaman rumah atau
ruangan dalam rumah. Wadah yang saya maksudkan adalah kolam, akuarium,
bak plastik atau fiberglass.
Ada beberapa pilihan yang dapat dilakukan dalam budidaya dan pemeliharan lobster air tawar ini antara lain ;
- Akuarium
Penggunaaan akuarium untuk usaha budidaya lobster air tawar untuk skala
rumah tangga merupakan pilihan yang sangat tepat. Ukuran akuarium untuk
pemeliharaan dapat menyesuaikan dengan luas lahan yang tersedia.
Akuarium dapat dibuat secara bertingkat, sehinggal lebih menghemat
lahan, dan dapat memperbanyak jumlah akuarium. Jumlah tingkatan akuarium
sebaiknya maksimal 3 tumpukan, agar kerangka penyangga tidak roboh.
Tebal kaca untuk pembuatan akuarium sebaiknya setebal 0,5 cm, panjang
akuarium sebaiknya 1 meter, lebar 0,5 meter, dan tinggi 0,4 meter.
Ketinggian air maksimum dalam akuarium sebaiknya 30 cm. Ukuran akuarium
tersebut cukup untuk menampung indukan sebanyak 5 betina dan 3 jantan,
sedangkan untuk benih dapat menampung 100 ekor benih ukuran 1 inch.
Pengawasan lobster yang dibudidayakan dalam akuarium juga lebih mudah
dilakukan. Pasokan oksigen juga perlu diperhatikan agar kualitas air
selalu terjaga, sehingga diperlukan aerator untuk menyuplai oksigen yang
diperlukan oleh lobster air tawar Anda.
- Bak plastik atau fiberglass
Pada dasarnya, penggunaan bak plastik atau fiberglass sebagai media
budidaya lobster air tawar, sama dengan penggunaan akuarium. Hanya saja
penggunaan fiberglass lebih tahan dibandingkan penggunaan kaca pada
akuarium. Namun, harga bahan baku untuk pembuatan atau pembelian bak
fiberglass lebih mahal dibandingkan dengan kaca akuarium. Ukuran bak
yang digunakan sebaiknya mempunyai kapasitas minimal dapat menampung 200
liter air.
- Kolam semen
Dalam budidaya LAT dalam sekala besar, kebanyakan para peternak menggunakan kolam khusus untuk budidaya LAT ini. Pembuatan kolam semen memang memerlukan biaya yang sangat besar. Apalagi
dengan harga semen yang cukup tinggi (berkisar Rp. 45.000,- Rp.
50.000,-/ karung). Ukuran kolam semen sebaiknya 2 x 1 x 1 meter atau
minimal 1 x 1 x 1 meter. Ketinggian air dalam kolam paling tidak 30 - 40
cm. Kolam seukuran ini dapat digunakan untuk membesarkan benih
berukuran 1 inch sebanyak 50-100 ekor.
- External Density Unit
External Density Unit merupakan teknik budidaya lobster air tawar
menggunakan botol atau talang sebagai media, dimana botol yang telah
berisi lobster kemudian dimasukkan ke dalam kolam (Lim, 2006). Syarat
yang harus dipenuhi dalam pemeliharaan lobster air tawar adalah air sebaiknya bersih dan tidak terlalu keruh.
Secara umum air yang digunakan dalam pembesaran lobster air tawar yaitu dengan derajat keasaman (pH) 6-7, suhu 240C-280C
dan tingkat kesadahan air yaitu 10-20mg/l sementara kandungan oksigen
3-5mg/l dan karbondioksida maksimal 10mg/l. Kelebihan lain lobster air tawar yaitu tidak mudah stress dan tidak mudah terserang penyakit jika kebutuhan pakan selalu terpenuhi, maka lobster air tawar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan cepat (Lim, 2006).
FAKTOR KRITIS PADA KEBERHASILAN USAHA
1. Syarat Hidup Lobster Air Tawar
Lobster air tawar (LAT) pada umumnya dapat hidup pada selang parameter air yang lebar. Mereka diketahui toleran terhadap kandungan oksigen terlarut sangat rendah. Akan tetapi untuk tumbuh dan berkembang dengan baik tentu tidak akan dapat dilakukan pada kondisi demikian. Untuk tumbuh dan berkembang dengan baik mereka memerlukan kadar oksigen terlarut lebih dari 4 ppm.
2. Temperatur
LAT juga toleran terhadap suhu sangat dingin mendekati beku hingga suhu diatas 35 °C. Meskipun demikian untuk LAT-LAT daerah tropis hendaknya dipelihara pada selang suhu 24 - 30° C Pertumbuhan optimum akan dapat dicapai apabila mereka dipelihara pada selang suhu 25-29 °C.
3. pH dan Kesadahan Air
LAT hidup pada perairan dengan kisarn pH sedikit alkalin yaitu antara 7-9. Mereka jarang dijumpai berada diperairan dengan pH kurang dari 7. Sedangkan kesadahan (kandungan kapur) air yang diperlukan adalah sedang hingga tinggi. Hal ini diperlukan untuk menjaga kandungan kalsium terlarut cukup tinggi untuk menjamin pembentukan cangkang mereka dengan baik.
4. Kualitas Air lainnya
Berbagai laporan menunjukkan bahwa LAT muda sensitif terhadap kadar klorin tinggi. Oleh karena itu sering dianjurkan untuk menuakan air terlebih dahulu sebelum digunakan untuk LAT.
LAT diketahui pula dapat mengakumulasikan merkuri (Hg) dalam tubuhnya sehingga mereka sering dijadikan sebagai indikator pencemaran lingkungan. LAT sensitif terhadap pestidida, terutama dari golongan organoklorin, begitu pula residu-residu minyak. Hal ini hendaknya menjadi perhatikan bagi mereka yang ingin membudidayakan LAT secara terbuka, agar terlebih dahulu memeriksa dengan seksama sumber air yang akan digunakan.
Disamping peralatan pendukung, sumber dan kualitas air juga perlu diperhatikan.
Beberapa sumber air yang dapat digunakan untuk budidaya lobster air tawar, yaitu:
a. Air Tanah
Lobster air tawar sangat cocok dibudidayakan dengan air tanah. Namun kadar oksigen yang berasal dari air tanah sangat kurang. Sebaiknya, sebelum digunakan air tanah diendapkan dahulu selama 12 jam agar kadar oksigen terlarut meningkat. Aerator dapat digunakan untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut.
b. Air PAM
Derajat keasaman (pH) air PAM cenderung stabil, namun mengandung zat klorin (Cl) dan kaporit yang tinggi sehingga berbahaya bagi kelangsungan hidup lobster air tawar Anda. Solusinya, air PAM harus diendapkan selama 24 jam agar zat klorin dan kaporitnya menguap. Jika setelah 24 jam masih tercium bau kaporit maka perlu ditambahkan Kalium tiosulfat/Potasium tiosulfat dengan dosis 1 kristal/30 L air.
c. Air Sungai
Derajat keasaman air sungai cenderung stabil dengan kandungan oksigen yang berlimpah. Hanya saja, bila menggunakan air sungai berarti lokasi budidaya lobster tersebut sebaiknya berada di bantaran sungai. Air sungai yang digunakan juga harus memperhatikan limbah yang ada, baik limbah rumah tangga maupun limbah industri.
TEKNIS MELAKUKAN USAHA
Budidaya lobster air tawar biasanya dibedakan menjadi usaha pembenihan dan usaha pembesaran atau merupakan kesatuan dari keduanya. Pembenihan adalah menghasilkan bibit atau anakan lobster air tawar hingga ukuran 2 Inci. Yang pertama kali diperlukan adalah Induk Berkualitas yang tidak mudah terserang penyakit dan bukan dari hasil perwakinan sedarah (inbreeding) pasalnya perkawainan sedarah akan menghasilkan lobster berkelamin ganda atau intersex. Berikutnya adalah kolam untuk perkawainan dengan ukuran maksimal 1m2 untuk 1 set (5 ekor betina 3 ekor jantan). Medianya cukup mengunakan aquarium atau kolam semen.
Pembesaran adalah menghasilkan lobter ukuran konsumsi, Yang pertamakali dibutuhkan yaitu bibit lobster air tawar ukuran 2 inci untuk pembesaran. Berikutnya adalah lahan yang yang cukup luas dan sebaiknya merupakan kolam tanah dengan ukuran maksimal 1 M2 untuk 10 ekor. Jantan dan betina harus dipisahkan untuk mencegah perkawinan selama pembesaran. Lobster jantan lebih cepat pertumbuhannya oleh karena itu pembesaran sebaiknya dilakukan pada lobster jantan.
PAKAN DAN MAKANAN LAT
Agar pertumbuhan LAT sesuai dengan yang diharapkan maka pakan yang diberikan harus mengandung nutrisi yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan LAT. Nutrisi yang dibutuhkan LAT terdiri dari Protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Sekarang ini sudah banyak produsen-produsen yang memproduksi pakan LAT
Jenis-Jenis Pakan;
1. Pakan alami, biasanya dibudidayakan oleh peternak. Namun karena keterbatasan sarana dan prasaran biasanya peternak merasa kesulitan. Pakan alami yang dibudidayakan umumnya adalah chlorella, tetraselmis, dunaleilla, diatone, spirulina, artemia, kutu air, jentik nyamuk, cacing rambut, cacing tanah dan cacing darah.
2. Pakan buatan sendiri, merupakan pakan yang diracik oleh peternak dari berbagai bahan seperti: tepung rebon, tepung ikan, cacing, wortel, toge, kacang hijau dan keong mas. Pakan racikan bisa dibentuk pellet atau pasta
3. Pakan komersil, yaitu pakan yang sudah jadi yang dioleh oleh perusahaan pakan ikan
Pemberian pakan sebaiknya 3% dari berat badan LAT dan diberikan pada pagi atau sore hari. Jika pakan tidak habis sebaiknya dibuang pada saat pemberian pakan berikutnya.
PENGENDALIAN PENYAKIT
Walaupun LAT dikenal lebih tahan terhadap penyakit dibanding udang jenis lain, tidak berarti LAT bisa terbebas dari penyakit, penyakit ini biasanya disebabkan oleh virus. Pada periode pembesaran virus yang menjadi penyebab penyakit pada LAT adalah:
1. White Spot Disease (WSD).
Penyakit yang disebabkan virus ini dapat menyebabkan sisi kolam mati. Untuk mengantisipasi serangan virus ini beberapa cara dapat dilakukan, yaitu:
1. menghindari masuknya LAT yg terinfeksi
2. mengurangi kepadatan penebaran lobster di dalam kolam
3. menjaga tingkat kada ammonia dan keasaman air
4. menghindari air yang sudah digunakan untuk budidaya udang lain
5. membersihkan alat yang sudah terinfeksi
2. Ricketsia-like organism.
LAT yang terinfeksi virus ini biasanya melemah dan kadang-kadang ditandai dengan adanya bintik hitam atau biru kehijaun pada eksokoletonnya. LAT yang mati karena virus ini badan dan kepala terpisah.
3. Jamur (Crayfish Plague).
LAT yang terinfeksi jamur ini umumnya jenis astacus astacus yang berasal dari eropa. Penularannya bisa melalui kutu asphanomices astaci atau bisa juga melalui peralatan yang digunakan. Selain virus tersebut di atas gangguan terhadap LAT disebabkan oleh hama, seperti: ular, tikus, burung, lele, dan ikan gurami.
PEMANENAN
Panen sebaiknya dilakukan pada cuaca dan suhu yang tidak terlalu panas, pagi atau sore atau malam hari. Hindari panen saat siang hari terik dimana biasanya banyak Udang lobster yang melakukan molting. Jika pada saat bersamaan dilakukan pengurangan air, dikhawatirkan lobster akan mati. Karena itu, panen yang dilakukan pada pagi hari sebaiknya sudah selesai sebelum menjelang siang.
Beberapa teknik panen yang biasa dilakuan pada Budidaya LAT ini adalah:
1. Flow Trapping
Teknis Flow Trapping adalah sebagai berikut:
a. Turunkan air kolam sampai 2cm dan persembunyian dikeluarkan dari kolam,
b. Tempatkan kotak penampung di sisi kolam, tempat aerator pada kotak penampung untuk mencegah kekurangan oksigen.
c. Pasang papan dengan posisi seperti papan luncur, dari dasar kolam ke sisi kolam tepat di atas kotak penampung.
d. Alirkan air pada papan tersebut
Naluri Lobster adalah mencari air segar, dia akan menuju air yang mengalir dari papan dan memanjatnya setelah sampai atas lobster akan jatuh ke kotak penampungan.
2. Mengunakan Perangkap Pembuangan.
Caranya air dalam kolam dikeluarkan hingga tinggal 5 cm. Saat air dibuang, lubang pembuangan dipasang penyaring agar lobster tidak kabur. Setelah semua lubang persembunyian (shelter) dikeluarkan, lombster yang menempel pada media persembunyian bisa langsung ditampung dalam serokan. Selanjutnya air dikosongkan hingga kering dan sisa lobster yang masih ada tertinggal dapat diambil manual dengan tangan. Hati-hati terhadap jepitan tangan LAT sebaiknya gunakan sarung tangan khusus untuk memanennya.
Source :
http://zionsilinggar.blogspot.co.id/
http://usahaopportunity.blogspot.co.id/2016/03/
http://mahmudsmadawangi.blogspot.co.id/2012/02/teknik-budidaya-lobster-air-tawar-cara.html
http://carabudidayalobsterairtawar.blogspot.co.id/2014/03/cara-panen-lobster-air-tawar-yang-baik.html
Aneka-Peliharaanhias----Banyak orang-orang yang tertarik untuk memelihara Ikan Badut atau yang disebut Clownfish, ini karena terinspirasi juga oleh film animasi Disney, yang berjudul Finding Nemo? yang banyak di sukai anak-anak hingga orang dewasa sekitar tahun 2017 yang lalu, dimana ikan badut atau ikan giru (clownfish) yang lucu dan menggemaskan yang menjadi tokoh utama dalam film tersebut.
Mengenal latar Belakang dan Hidup Ikan Badut
Hal yang paling utama di pahami dan harus diperhatikan para hobbis yang ingin memelihara ikm badut ini adalah latar belakang dan kehidupan dari si Ikan yang merupakan jenis ikan laur, jadi memeliharanya tentu saja harus di kolam atau aquarium air laut. Ikan badut berukuran sekitar 7,5 hingga 10 cm. Suhu air optimum untuk spesies ini berkisar antara 24 – 27 derajat Celcius. Ikan ini bisa hidup selama 3 sampai 6 tahun. Ikan badut hidup dalam tumbuhan samudra terutama anemon. Ikan badut memiliki habitat di Samudera Pasifik dan Hindia. Ikan badut telah berhasil dibudidayakan. Itu sebab, seseorang yang berminat bisa memeliharanya sebagai hewan peliharaan dalam aquarium air laut. Ikan badut liar terkenal sangat sulit untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru sehingga direkomendasikan untuk memelihara ikan badut hasil penangkaran. Meskipun di alam liar ikan ini bersimbiosis dengan anemon beracun, Anda tidak wajib meletakkan anemon dalam akuarium.
Ikan yang juga dikenal dengan nama ikan giru ini adalah ikan dari anak suku Amphiprioninae dalam suku Pomacentridae. Sekitar dua puluh delapan spesies dikenali, salah satunya adalah genus Premnas, sementara sisanya dalam genus Amphiprion. Di alam bebas mereka bersimbiosis dengan anemon laut. Ikan giru berwarna kuning, jingga, kemerahan atau kehitaman. Spesies terbesar mencapai panjang 18 cm, sementara yang terkecil hanya mencapai 10 cm.
Ciri khas yang paling menarik dari ikan ini, yang badannya dihiasi dengan warna-warna cemerlang, adalah tempat hidupnya yang telah Allah pilihkan. Ikan badut hidup di cabang-cabang karang yang mirip pohon yang disebut sebagai ”anemon laut”. Ada kapsul-kapsul beracun pada cabang-cabang anemon laut yang akan membuat ikan yang menyentuhnya terluka atau mati. Namun Ikan badut tidak pernah terluka oleh anemon laut ini. Bahkan mereka bersembunyi di balik cabang-cabang tersebut yang membuatnya aman dari pemangsa. Ada cairan yang khusus di badan ikan badut ini yang melindunginya dari ‘gigitan’ kapsul anemon laut.idakkah ini menakjubkan? Tidak seperti ikan-ikan lainnya, ikan ini mengeluarkan cairan yang melindunginya dari racun di sekitar tempat hidupnya.
Cara Memelihara dan Merawat Ikan Badut
Menurut para hobbis dan para ahli yang telah berpengalaman dalam memelihara ikan laut ini, ikan badut memerlukan perawatan sedikit ekstra dibandingkan dengan ikan lainnya, terutama yang biasa memelihara jenis ikan air tawar seperti ikan Louhan, Cupang, koki, dan lainnya.
Secara mendasar dalam pemeilihataan Ikan berjenis ikan laut ini, tentunya membutuhkan air asin hangat dengan kadar garam tertentu yang mirip dengan air asin dari lautan.
Berikut adalah beberapa faktor yang perlu diperhatikan saat Anda ingin memelihara ikan badut (clownfish):
1. Aquarium tempat pemelihataan
Akuarium idealnya harus berukuran setidaknya 90cm x 30cm x 38 cm. Perlu diperhatikan pula bahwa ikan badut marun bisa tumbuh hingga 15 cm sehingga pemilihan akuarium perlu diperhatikan, ukuran akuarium harus bisa menampung ukuran tubuh mereka. Ikan badut pada umumnya membutuhkan ruang lebih luas dibandingkan ikan air tawar.
2. Kualitas kesadahan Air
Dalam pemeliharaan ikan badut, Selain diperlukan ruang hidup yang cukup memadai, ikan badut juga membutuhkan kualitas air yang baik yang sesuai dengan habitat dimana ikan biasanya tinggal. Oleh karena itu, Anda harus menyediakan air dan memelihara kebersihan aquarium, membersihkan akuarium lebih sering untuk menjaga lingkungan tetap sesuai untuk ikan Badut ini.
3. Volume Air
Jumlah kebutuhan air di akuarium adalah 10 liter per 3 cm ukuran ikan. Anda juga perlu berbicara dengan pemilik toko hewan peliharaan tentang filtrasi air yang tepat untuk akuarium. Penting untuk dicatat, Anda tidak boleh memasukkan ikan ke dalam akuarium pada hari yang sama saat membelinya. Air dalam akurium perlu dibiarkan beberapa waktu sebelum ikan badut dimasukkan kedalamnya.
4. Populasi jumlah ikan
Ikan badut adalah ikan sosial seperti terlihat dari perilakunya di alam liar serta simbiosisnya dengan anemon. Itu sebab, dianjurkan untuk memelihara sepasang ikan badut. Namun, jangan pula membeli terlalu banyak agar akuarium tidak terlalu padat. Usahakan pula membeli ikan badut dari spesies yang sama agar tidak terjadi perkelahian memperebutkan wilayah.
5. Kondisi lingkungan
Ikan badut juga dikenal rentan terhadap stres. Usahakan mereka tetap nyaman dan selalu jaga kebersihan akurium karena stres bisa menyebabkan kematian ikan.
6. Penambahan Tanaman Hias
Anda dapat pula menambahkan anemon laut karena kedua spesies ini saling bersimbiosis. Namun, tidak semua anemon cocok untuk peliharaan Anda. Spesies anemon yang salah justru bisa menyengat ikan badut hingga mati. Anemon juga termasuk spesies yang sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan akuarium sehingga diperlukan kehati-hatian dalam perawatannya.
7. Penambahan Aksesoris dan ornamen lanskap
Akuarium perlu diberikan perlengkapan dan hiasan perlu juga memiliki batu atau koral tempat ikan badut bersembunyi dan bermain. Batu juga akan membuat akuarium lebih mirip dengan habitat asli di dalam laut dimana ikan badut tinggal.
8. Pemberian Pakan
Ikan badut merupakan omnivora. Anda bisa memberi makan mereka dengan makanan hidup, makanan beku, serta serpihan makanan. yang harus diperhatikan jika memberikan makan dengan pakan beku, jangan lupa untuk mencairkan makanan tersebut terlebih dahulu. Ikan ini tidak rewel soal makanan sehingga tidak akan merepotkan pemiliknya. Ikan badut perlu diberi makan dua sampai tiga kali sehari. Tanda untuk mengetahui apakah Anda memberi makan terlalu banyak adalah dengan memeriksa bagian bawah akuriaum. Sisa makanan di dasar menjadi tanda Anda memberi makan terlalu banyak.
9. Pengelompokan bersama ikan lain
Meskipun ikan badut jenis Ocellaris bisa hidup bersama dengan jenis ikan lain, jangan pelihara mereka bersamaan dengan sesama ikan badut dari spesies lain. Karena ada kecendrungan ikan badut tidak cocok terkait dalam hal penguasaan wilayah tinggalnya.
Demikina cara memelihara ikan badut atau clownfish yang cantik dan lucu dalam aqurium air laut, semoga bermanfaat. terimakasih sudah berkunjung ke blog ini.



























