Home » All posts
Aneka-Peliharaanhias----Ikan dan Tanaman dalam Suatu Aquarium memerlukan suhu yang sesuai. Air yang sesuai untuk aquarium untuk menghindari beberapa akibat dari tidak sesuainya kondisi suhu air dalam aqurium tersebut. Sebut saja timbulnya berbagai penyakit seperti white Spoot atau penyakit mata pada Ikan yang disebabkan bakteri dan protozoa yang tumbuh subur dalam kondisi air tertentu (dingin). Karena itu untuk menghindari kondisi air yang terlalu dingin dan tidak sesuai dengan ikan maka perlu dilakukan pemanasan dengan menggunakan heater yang mampu menghangatkan dan memanaskan air dalam suhu air Aquarium yang optimal untuk ikan.
Merawat Ikan Hias Arwana, gampang-gampang susah. Gampangnya karena pada dasarnya ikan arwana itu adalah ikan yang termasuk jenis ikan yang awet, panjang umur dan tahan banting, hingga perlakuan yang minimalis perawatan pun sudah mampu membuat ikan Arwana mampu bertahan hidup seperti dihabitatnya yang keras, susahnya sedikit perlakuan yang salah dalam perawatan Arwana dapat berakibat fatal yang membuat ikan siluk ini akan cepat kehilangan keindahannya. Berikut ini cara merawat ikan Arwana yang baik menurut penulis sesuai dengan standar penulis yang pas-pasan hehe.. :
1. Aquarium
Yang pertama adalah sebuah akuarium dan perlengkapan akuarium untuk menunjang kehidupan arwana. Nyaman tidaknya ikan arwana di dalam akuarium dapat ditentukan oleh perlengkapan aquarium itu sendiri,
Adapun perlengkapan aquarium yang standar diantaranya adalah:
a. Aerator, adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai penyuplai udara ke dalam air, untuk menambah kandungan oksigen di dalam air. Untuk aerator yang memiliki kualitas yang bagus adalah aerator yang menggunakan daya listrik yang kecil tapi untuk udara yang dikeluarkannya cukup banyak.
Yang pertama adalah sebuah akuarium dan perlengkapan akuarium untuk menunjang kehidupan arwana. Nyaman tidaknya ikan arwana di dalam akuarium dapat ditentukan oleh perlengkapan aquarium itu sendiri,
Adapun perlengkapan aquarium yang standar diantaranya adalah:
a. Aerator, adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai penyuplai udara ke dalam air, untuk menambah kandungan oksigen di dalam air. Untuk aerator yang memiliki kualitas yang bagus adalah aerator yang menggunakan daya listrik yang kecil tapi untuk udara yang dikeluarkannya cukup banyak.
b. Heater dan thermometer, heater adalah adalah alat pemanas yang berguna untuk menormalkan suhu air akuarium ketika suhu udara turun drastis, tapi untuk heater sendiri tidak diperlukan jika suhu udara di lingkungan Anda tidak mengalami penurunan suhu yang drastis.
c. Filter, berfungsi untk menyaring kotoran yang berada di dalam air akuarium seperti sisa makanan ikan arwana atau dapat berupa kotoran ikan arwana. Hal ini bertujuan agar air di dalam akuarium selalu dalam keadaan bersih.
d. Lampu TL, selain berfungsi untuk menerangi akuarium dapat juga untuk memperindah tampilan dari akuarium tersebut. Agar lampu tidak menyebabkan panas yang berlebihan silahkan pastikan ukuran lampunya disesuaikan dengan ukuran akuarium tersebut. Misalnya untuk akuarium dengan ukuran 80x40 cm dapat menggunakan lampu tl dengan daya 20 watt.
Agar ikan arwana tampil prima, diusahakan kita selalu melakukan perawatan akuarium secara rutin.
2. Memberikan makanan yang baik untuk ikan arwana.
Untuk makanan ikan arwana yang baik untuk kesehatannya, kita dapat memberikan makanan berupa hewan yang masih hidup seperti kelabang, jangkrik, dan sebagainya, (Baca juga cara memberimakan dan Pakan untuk Arwana disini !!).
3. Selalu melakukan pengontrolan air aquarium
Untuk melakukan pengontrolan air kita harus melakukannya setiap hari, seperti suhu dan ph. Untuk suhu yang baik sekitar 25-27 derajat celcius. Agar suhu air akuarium tetap berada pada suhu yang normal selalu gunakan heater jika suhu mengalami penurunan yang drastis, sampai suhu kembali normal kemudian matikan heaternya kembali. Untuk ph yang normal kurang lebih sekitar 6-8, apabila ph rendah kita dapat menambahkan kapur untuk dilarutkan ke dalam akuarium. Selain itu juga kita harus memperhatikan santitasi air.
Untuk air dari akuarium tersebut juga perlu dilakukan penggantian dengan air yang baru, Untuk mengganti air akuarium arwana ada 2 tahapan. Yaitu dengan cara mengganti air setiap 2 hari sekali sebanyak 10% dari total air akuarium. Kemudian penggantian semua air akuarium setiap 3 bulan sekali. Jika kita menggunakan air pam harus didiamkan terlebih dahulu di dalam sebuah wadah selama kurang lebih 24 jam, hal ini bertujuan agar khlor yang terkandung di dalam air mengendap.
4. Menata tanaman aquarium
Untuk yang mengaplikasikan tanaman hias dalam aquarium Arwana, dapat menerapkan konsep keindahan Aquascaping seperti kehidupan habitat arwana di perairan air tawar. Hal ini bertujuan agar ikan arwana tidak mengalami stres selama tinggal di dalam aquarium. Kita dapat menata tanaman dan bebatuan dengan tanaman yang cocok untuk kehidupan arwana..
Demikian mohon jika kurang lengkap dan kurang berkenan agar diberikan masukan, terimakasih.
Sumber: dirangkum Dari berbagai sumber !!
Demikian mohon jika kurang lengkap dan kurang berkenan agar diberikan masukan, terimakasih.
Sumber: dirangkum Dari berbagai sumber !!
PERAWATAN ARWANA GOLDEN RED
Arwana adalah ikan hias yang dialamnya termasuk ikan predator yang dapat memakan beberapa Ikan lain dan binatang kecil yang sesuai dengan ukuran mulut dan tubuhnya. Untuk mendapatkan santapannya ikan Arwana mampu bergerak dengan kecepatan yang luar biasa, bahkan dia mampu melompat keudara untuk menangkap buruannya yang berada diranting dan daun diatas air. Bagi kita para hobbis, melihat arwana mengejar makanannya di dalam aquarium adalah keasikan tersendiri, gerakan berenang, liukannya dan sambarannya membuat kita tidak berkedip untuk melihat moment-moment hebat tersebut.
Kami peternak Cupang Betta splendens di Banjarmasin Borneo Kalimatan Selatan menyediakan ikan cupang unggulan keturunan f4 harga sesuai kualitas. Semua jenis ada, burayak juga ada. Tersedia jenis-jenis Cupang kualitas Kontes, Bukaan ekor over full mental baja, aktif, dan sehat. Lihat gambar-gambar adalah contoh asli koleksi kami, dari hasil perkawinan/ pijahan indukan berkualitas.
Anonim
23.16
CB Blogger
Indonesia
Aneka-peliharaanhias----Membuat Adenium (Kamboja Jepang) Rajin Berbunga, banyak orang menyebutnya mawar gurun, ditilik dari namanya, bahwa tanaman hias berbunga yang satu ini mempunyai ketahanan terhadap kekurangan air. Memang, adenium mempunyai habitat asli di gurun. Yang notabene berdaerah kering. Meskipun adenium tergolong tanaman yang suka kering, tapi suplai air yang cukup tetap diperlukan. Hal ini untuk memberikan kesegaran dan daya tahan bungannya. Adenium membutuhkan pencahayaan sinar matahari penuh. Dengan media tanam yang diperlukan adalah media yang porous, media yang tidak banyak menyimpan air. Media pasir cocok untuk adenium, sesuai karakteristik gurun. Pasir malang bisa dicampur cocopit atau arang sekam.
Keindahan corak dan ragam warna bunga adenium, yang menjadi daya tarik para hobiis. Dengan bunga serempak dan tahan lama menjadikan adenium idaman. Adenium sebenarnya merupakan tanaman hias yang mudah berbunga. Ada beberapa hobiis adeniumnya susah berbunga. Memang, sebenarnya dibiarkanpun adenium akan berbunga. Tapi hanya beberapa helai bunga saja. Bukan itu yang dicari dan di idamkan. Menjadikan adenium berbunga serempak, tahan lama dan rajin berbunga, itulah yang diinginkan. Ada trik sederhana untuk tujuan tersebut. Namun harus dilakukan dengan benar, agar mendapatkan hasil yang baik.
Teknik puasa air (Stress Air)
Menurut pengalaman penulis cara cepat merangsang pertumbuhan bunga salah satunya adalah dengan Teknik Puasa Air. Teknik ini sebenarnya bertujuan untuk merontokkan daun. Juga merangsang tumbuhnya tunas baru. Dengan tunas baru akan dibarengi keluarnya kuncup bunga. Dengan cara ini akan keluar bunga secara serempak dan tanaman adenium tersebut juga rajin berbunga. Biasanya bisa 3 – 4 kali dalam setahun. Caranya sederhana, bagaimana?.. Tanaman adenium tidak disiram air selama seminggu. Setelah puasa selama satu minggu tanaman tersebut disiram larutan pupuk NPK berkalium tinggi (perbandingan N-P-K : 10:10:55 atau 6:30:30). Dosis sesuai yang disarankan dari pabrik pupuk yang dipakai. Setelah itu dipuasakan lagi selama seminggu. Lalu disiram lagi dengan pupuk NPK berkalium tinggi. Jika kuncup bunga belum keluar, perlakuan puasa-siram diulangi terus sampai kuncup bunga keluar. Biasanya setelah perlakuan dua kali puasa-siram, kuncup bunga sudah keluar. Kemudian tinggal merawat agar bunga tahan lama.
Untuk membuat bunga tahan lama, perawatan harus diperhatikan. Pola penyiraman dan pemupukan sangat penting dalam hal ini. Agar kebutuhan hara tetap tepenuhi. Frekuensi penyiraman dilakukan dua hari sekali. Pemupukan dilakukan seminggu sekali dengan NPK yang komposisinya berbeda dengan diroling. Jika minggu pertama dengan pupuk tinggi N, minggu berikutnya dipupuk dengan kandungan N yang rendah. Sehingga akan dihasilkan tanaman adenium dengan bunga yang bagus, juga daun yang sehat dan segar.
Hama sebagai biang utama perusak bunga adenium. Bisa menyebatkan bunga rontok. Biasanya hama adenium adalah laba-laba kecil atu mite. Ini bisa dikendalikan dengan pestisida kelthane. Penyemprotan dilakukan satu minggu sekali. Dilakukan pagi atau sore hari, menghindari terik matahari. Hal ini agar bunga tidak hangus terbakar. (wawaorchid).
Bunga Adenium Kamboja Jepang Tumpuk Berbunga Serempak
Seorang hobiis pernah lantaran bunga yang diidamkannya gagal mekar. Usut punya usut, cuaca pada musim hujan dan pasokan nutrisinya tidak memadai untuk menghasilkan bunga. Furqon, hobiis adenium di Jakarta Selatan, mengatakan, tanaman adenium ternyata ada yang bersifat malas berbunga, dan kalau berbunga pun tidak serempak. Selama ini hobiis memicu pertumbuhan bunganya dengan menyemprotkan pupuk yang mengandung unsur fosfor dan kalium tinggi. Itu berbeda dari adenium berbunga tumpuk milik dia yang cenderung stabil dalam memproduksi bunga tumpuk dan pembungaannya bisa serempak. “Petal (mahkota) atas dan bawah muncul secara bersamaan,” jelas Furqon.
Menurut pria yang akrab disapa Ipunk ini, ada cara mudah untuk membuat adenium tetap berbunga. Ia menyarankan pemangkasan secara menyeluruh dan menyisakan calon-calon mata tunas pada percabangan. Selain itu, yang juga perlu diperhatikan adalah media tanamnya. Dua minggu sebelum pemangkasan, pastikan media tanam masih bagus atau sudah lapuk. Bila lapuk, ganti dengan yang baru.Sebulan kemudian ganti komposisi pupuk NPK yang digunakan menjadi 10:40:40 atau dengan PK tinggi. Dosis dan frekuensinya tidak berbeda dari sebelumnya. Dua bulan setelah itu tanaman akan mulai memperlihatkan kuncup-uncup bunganya. Waktu tepat untuk memacu adenium tumpuk berbunga adalah awal musim kemarau supaya risiko busuk akibat pemangkasan sangat rendah. Namun kalau tetap mau memangkas saat musim hujan, lakukan di tempat yang tidak terkena hujan secara langsung. Bila musim kemarau mulai berlangsung bulan Mei, maka bunga adenium tumpuk ini akan muncul secara serempak pada Agustus dan September.
Berbunga Indah dan Awet Sepanjang Musim
Tidak hanya rajin berbunga, beberapa hobiis menginginkan adenium tumpuknya berbunga sepanjang musim. Ipunk pun membeberkan kiatnya yang mudah dan dapat diterapkan siapa saja. Persiapkan plastik hitam atau plastik bening untuk menutupi media tanam dan tali plastik. Plastik ditutupkan pada media tanam, kemudian ikat agar air tidak masuk ke media tersebut. Sungkup selama 1—2 minggu dan trauh di tempat yang teduh tanpa pernah disiram. “Perlakuan ini untuk membuat media tanam menjadi benar-benar kering,” jelasnya. Selanjutnya, buka sungkup tersebut dan siram tanaman seperti biasa atau dua kali seminggu. Usahakan pot tidak langsung menyentuh lantai atau berikan ganjalan supaya air lebih cepat turun ke bawah. “Dalam penyiraman tersebut bisa ditambahkan pupuk dengan PK tinggi yang sudah dicairkan,” tambahnya.
Letakkan tanaman di tempat teduh tapi tetap bisa mendapatkan sinar matahari, hingga muncul calon bunga. Hindarkan dari kucuran air hujan secara langsung karena dapat menyebabkan bunga yang sudah mulai muncul jadi rontok.Saat bunga telah mekar, usahakan tidak langsung terkena air hujan. Selain bunga akan rontok, bunga itu cuma bertahan 3—4 hari. Jika tidak terkena hujan, hobiis bisa memandangi keindahan bunga tersebut hingga satu minggu.
Demikianlah informasi singkat tentang Cara Merawat Adenimu atau Bunga Kamboja Jepang Agar rajin berbunga, cara ini semoga memberikan kepada kita cara mendapatkan tanaman adenium yang selalu indah dengan bunganya yang cantik sepanjang tahun, semoga bermanfaat. Terimakasih.
Sumber : Dirangkum dari berbagai sumber!
Gambar: Visiuniversal.blogspot.com, www.ebay.it.
Aneka-Peliharaanhias---Menurut sebagian Hobbis dan orang yang sudah berpengalaman memelihara cupang, jentik nyamuk atau cuk adalah makanan pokok atau menu utama yang harus disajikan pada cupang. Pakan ini mengandung banyak protein yang baik untuk pertumbuhan ikan cupang. Pertumbuhan yang pesat akan terjadi pada cupang jika secara rutin diberikan pakan jentik nyamuk ini. Pada musim kemarau, jentik nyamuk banyak diketemukan di air yang menggenang. Jika ingin menghemat biaya pakan ikan cupang, maka jentik nyamuk adalah salah satu solusinya. Jentik nyamuk adalah pakan ikan cupang yang paling murah meriah, mudah didapatkan. Kebanyakan para hobbis dan peternak ikan cupang hias mendapatkannya dengan mencari di got atau parit.
Aneka-Peliharaanhias---Para hobiis dan cupang mania tentunya sudah mengetahui, ada beberapa kriteria dan cara penilaian untuk menentukan jawara keindahan dan liukan cantik Cupang hias ini. Kriteria penilaian cupang yang banyak memfokuskan pada estetika dan penampilan sempurna ini setiap tahunnya mengalami perkembangan dan perubahan sesuai dengan kebutuhan. Tetapi secara substansial tetap penilaian selalu menyangkut keindahan, estetika dan fisik mental dari sang jagoan kita seperti berikut ini :
Kriteria Penilaian Cupang Hias
Secara umum dasar penilaian cupang hias jenis Serit (Crown Tail) adalah terletak pada 3 faktor penting yaitu :
- Bentuk Tubuh ; proporsi, kerapihan sirip atas/bawah/ekor
- Warna Tubuh ; Dasar/solid, kombinasi, mascot.
- Kesehatan & Mental ; sehat, tidak cacat, lincah, pemberani (tidak bacul).
1. Bentuk Tubuh :
Faktor bentuk tubuh yang menjadi tolok perhatian adalah tubuh yang proporsional dan sirip/serit atas, bawah dan ekor rapi dan tidak patah. Khusus untuk serit pada ekor jika serit 2 semuanya harus 2 demikian juga untuk serit 4, tidak boleh ada serit yang tidak beraturan atau dikalangan hobiis cupang biasa disebut dengan sirip Djie Sam Soe (2-3-4).
Serit cupang bentuk baru yang dikatakan langka adalah berserit 8, bahkan ada yang 16, serta Serit Silang atau dijuluki King Crown Tail.
Untuk jenis Halfmoon ekor harus membentang dalam 180 derajat, bahkan saat ini sudah ada yang lebih dari itu atau disebut Over Halfmoon.
Untuk Jenis Double Tail bentuk ekor dan bentuk ekor atas dengan bawah tidak boleh ada yang lebih besar harus proporsional dan simetris.
2. Warna :
Warna dalam ketogori lomba cupang dibagi dalam 3 kelompok yaitu,
Warna dalam ketogori lomba cupang dibagi dalam 3 kelompok yaitu,
- Warna Dasar/Solid ; seluruh bagian tubuh dan sirip/fin harus memiliki satu warna yang sama, misalnya merah, biru, abu-abu (steel), hitam, kuning, putih Apabila pada bagian dasi (dorsal fin) membawa warna lain yang berbeda atau ada semburat warna lain dibagian tubuh/sirip maka tidak dapat dikatagorikan sebagai warna dasar.
- Warna Kombinasi ; pada bagian tubuh atau sirip/fin memiliki perpaduan 2 atau lebih warna yang berbeda misalkan biru-merah, hitam-merah, merah-steel, hijau-merah, dll.
- Warna Maskot ; sering juga disebut dengan Cambodian, pada tubuh ikan didominasi paduan warna merah keputihan ataupun warna lain seperti abu-abu, biru, dan hijau.
Pada jenis crown tail (serit) ikan yang memiliki warna bening pada siripnya (jenis butterfly) saat kontes seringkali di-diskwalifikasi oleh juri.
Sedangkan pada jenis Halfmoon dan Double Tail klasifikasi warna di atas termasuk jenis Butterfly diabaikan.
3. Kesehatan & Mental :.
Kesehatan ikan sekilas dapat dilihat dari perilaku ikan, tubuh tidak cacat dan memiliki warna yang cerah. Ikan yang memiliki tubuh kuntet (bonsai) terhitung sebagai ikan cacat, namun belakangan karena tetap memiliki keindahan serta keunikan tersendiri dibuat kelas tersendiri dalam kontes cupang hias sebagai kelas bonsai.
Mental ikan yang bagus tidak akan gentar apabila disandingkan dengan ikan lain, dan selalu mengembangkan sirip-sirip serta insangnya pertanda siap bertarung menghadapi musuhnya. Sedangkan mental ikan yang jelek akan terlihat takut apabila disandingkan dengan ikan lain. Ikan bacul ditandai dengan menguncupnya sirip ikan sambil berdiam diri dipojok aquarium.
Ukuran Ikan dan klasifikasi ikan kontes.
Umumnya dalam tiap kontes cupang hias di Indonesia yang dikelompokkan ke dalam 3 kelompok ukuran panjang tubuh dan 3 kelompok warna, yaitu :
- Ukuran Senior (ukuran tubuh 6 cm ke atas) : untuk warna dasar, kombinasi dan warna maskot.
- Ukuran Yunior (ukuran tubuh 4 cm – 6 cm) : untuk warna dasar, kombinasi dan warna maskot, ukuran small.
- Halfmoon & Double Tail : ukuran dan warna bebas.
Walaupun kadang-kala ada juga penambahan kelas tambahan seperti kelas bebas (bebas warna/serit), bonsai/unik, betina, jenis Plakats, Giant dan Cupang Koi, yang saat ini sudah mulai diminati.
Point Penilaian Dalam Kontes Cupang
Poin penilaian dalam kontes Cupang Hias atau Betta di Indonesia terbagi dalam 5 kategori:
1. Keserasian Warna : 30 poin
2. Keindahan : 20 poin
3. Kerapihan : 20 poin
4. Ukuran Tubuh : 10 poin
5. Kesehatan & Mental : 20 poin.
Penentuan ikan juara berdasarkan perolehan nilai atau poin tertinggi.
Untuk menentukan grade pada cupang khususnya jenis serit (crown tail) dilihat pada :
Untuk menentukan grade pada cupang khususnya jenis serit (crown tail) dilihat pada :
- Kerapihan; pada fin/sirip (atas, bawah, ekor, anal fin). Bukaan ekor lebih lebar akan lebih baik, kalau bisa cari yang saat dia “ngedok” harus 180 derajat. Khusus untuk serit jumlahnya harus sama tiap seritnya kalau serit 2 dari atas jumlahnya harus 2 semua, demikian juga serit 4 atau serit 8, seritpun harus seragam, rapi, dan lurus (tidak kriting).
- Warna; yang dilihat adalah keserasian warnanya baik untuk warna dasar, kombinasi, atau maskot…. kalau warna dasar seperti biru, hijau, kuning, merah atau hitam sebaiknya tidak ada semburat warna lain, sering kali terjadi pada warna dasar timbul warna lain seperti warna merah di “dasi” nya atau warna silver dipangkal ekornya. Yang seperti ini kalau masuk kriteria warna dasar dalam kontes sering di diskwalifikasi oleh juri. Atau sebaiknya dari awal masuk ke kelas warna kombinasi.
- Kesehatan/mental ikan; ikan harus sehat dan memiliki mental yang baik saat didampingkan dengan ikan lain. Kalau mentalnya drop bisa jadi “bacul” alias mengkeret (bhs. indonesianya apa ya ?)
Kalau dalam kontes ketiga hal diatas masing-masing ada point-nya yang kalau ditotal akan menentukan nilai maksimal yang dimiliki si ikan dan akan diperbandingkan dengan ikan lain.
Untuk jenis cupang macam-macam mulai dari cupang liar (wild betta), cupang adu (mis. betta imbelis), dan cupang hias (betta splenden).
Untuk cupang hias pun bermacam-macam jenisnya dan biasanya ditentukan dari jenis ekornya untuk penamaannya, umumnya dikategorikan sbb.:
- Crown Tail (serit), disebut begitu karena bentuk ekor seritnya seperti mahkota. Bisa serit 1, 2, 4, 8, bahkan 16.
- Halfmoon, karena ekornya (tanpa serit) membentang 180 derajat.
- Double Tail, karena ekornya “terbelah” menjadi 2 bagian.
- Untuk jenis terbaru mungkin seperti Plakats, Giant, Pancekoi, dll, biasanya disesuaikan dengan kesepakatan juri, panitia dan peserta kontes dalam tekhnikalmetting.
Demikian cara penilaian dalam kontes cupang berdasarkan pengalaman penulis, juga dari hasil beberapa literatur dan sumber di internet. mohon maaf jika ada yang kurang lengkap dan kurang berkenan, silakan dishare untuk tambahan ilmu pengetahuan kita sesama peminat cupang hias ini. Semoga bermanfaat. terimakasih.
Ada beberapa ikan hias mulai dari cupang, Louhan, Arwana dan ikan hias lainnya yang pernah penulis pelihara. Ini merupakan moment indah yang memang harus penulis abadikan, seperti beberapa gambar berikut ini yang menjadi koleksi pribadi dari beberapa ikan hias yang sempat penulis ambil foto-fotonya, ketika itu ikan-ikannya masih mencapai performa terbaiknya, bahkan ada ikan yang berkualitas kontes sempat mengikuti beberapa kontes dan memenangkannya dengan hasil yang memuaskan sebelum akhirnya menua dan mati.
Anonim 02.03 CB Blogger Indonesia
Para Hobbis mengenal beberapa jenis Arwana yang dianggap memiliki nilai estetika dan nilai jual yang tinggi. Salah satu jenis arwana ini adalah Arwana Banjar Red/ Red Banjar. Ikan Arwana jenis ini termasuk ke dalam arwana yang memiliki jenis warna merah yang kelas dua (di bawah super Red). Tetapi walaupun demikian bagi para hobbis, arwana ini jenis ini tetap memiliki daya tarik, pesona dan ciri khasnya sendiri yang selalu membuat jatuh hati para hobbis. Sehingga para hobis masih tetap memburu arwana jenis ini untuk menambah koleksinya. Warna merah pada arwana Red Banjar ini memang tidak mencolok tetapi sedikit memiliki dasar kehijauan dan kekuning-kuningan dengan sisik yang berbentuk tapal kuda dengan dominasi warna merah muda pada sisik sekujur tubuhnya.
Anonim
08.44
CB Blogger
Indonesia
Sudah lama memelihara Louhan ini, sejak masih kecil burayak, hingga besar, ada beberapa jenis ikan yang saya sukai untuk dipelihara, tetapi memang louhan tetap sangat mempesona dan arwana sangat menawan. Inilah yang membuat saya merasa tidak akan pernah bisa berhenti menyukai Louhan khusunya dan ikan hias pada umumnya.
Anonim 22.42 CB Blogger Indonesia
Aneka-Peliharaanhias----Menanam tanaman hias di dalam rumah terutama di meja tamu, harus dengan cara khusus agar tanaman dapat tumbuh dan memeberikan keindahannya dengan maksimal. Cara-cara khusus ini menyangkut cara penanaman, penyiraman, pemupukan, termasuk penyediaan media tanam yang cocok untuk di dalam ruangan.
Tidak semua tanaman cocok dijadikan tanaman dalam ruangan, hal ini terkait dengan karakteristik dari tanaman tersebut. Faktor yang sangat mempengaruhi cocok tidaknya tanaman tersebut dalam ruangan adalah kebutuhan akan cahaya matahari. Ada tanaman jenis tertentu yang harus mendapatkan matahari yang banyak, perlu sinaran sepanjang hari. Ada pula yang perlu ditempat teduh. Walaupun hal ini bisa disiasati dengan penggunaan lampu, tetapi faktor kepraktisannya sangat perlu dipertimbangkan.
Berikut ini cara dan tips-tips menanam tanaman hias di dalam ruangan khususnya di ruang tamu, agar tanaman terlihat indah dan menarik.
1. Pemilihan Media Tanam untuk Tanaman Hias
Media tanam yang digunakan untuk menanam tanaman hias di dalam rumah / indoor harus memiliki karakter porous yaitu hanya dapat menampung sedikit air. Menanam tanaman hias di dalam rumah sangat identik dengan menanam tanaman hias di dalam pot. Faktor kebersihan juga menjadi perhatia utama, jangan sampai media tanam berhamburan dan menyebabkan ruangan kotor. Contoh media tanam yang cocok digunakan untuk menanam tanaman hias indoor adalah sekam bakar, cocopeat, cacahan pakis, atau kombinasi media tanam. Media tanam tsb sebaiknya dicampur dengan humus, pupuk kompos atau pupuk kandang untuk menjamin terdapatnya nutrisi yang cukup dalam media tanam tsb.
2. Pemilihan Tanaman Hias
Sudah disinggung sedikit di atas, untuk menanam tanaman hias di dalam rumah harus memilih tanaman hias yang kuat dan tahan akan kondisi dalam ruangan. Contoh tanaman hias indoor yang cukup terkenal di antaranya adalah phaeleonopsis / anggrek bulan dan dendrobium. Namun seperti yang Anda tahu, untuk menanam anggrek diperlukan perawatan yang tepat agar dapat terus tumbuh dan berbunga. Contoh tanaman hias indoor lainnya adalah palem, bunga Lili, anthurium, sirih gading, bunga andong, dll. Bila Anda sebagai pemula, sebaiknya memilih tanaman hias yang mudah ditanam dan dapat tumbuh dengan hanya sedikit perawatan misalnya philodendron, sanseviera, dracaena. Tanaman yang tidak memerlukan banyak sinar matahari sangat cocok ditempatkan di dalam rumah.
3. Lakuan Rotasi Tanaman Hias
Kurang baiknya kondisi lingkungan di dalam rumah terutama cahaya matahari untuk pertumbuhan tanaman hias merupakan masalah utama pada menanam tanaman hias di dalam rumah. Oleh karena itu sebaiknya dilakukan rotasi penempatan tanaman setidaknya setiap 2 minggu sekali ke tempat yang memiliki asupan cahaya cukup misalnya di dekat jendela yang menerima cahaya matahari. Atau Anda dapat meletakkan pot tsb di pekarangan rumah untuk sementara waktu. Tujuan dari rotasi tanaman ini adalah untuk memberikan kesegaran dan asupan sinar matahari untuk keperluan fotosintensis dan pertumbuhan tanaman hias itu sendiri. Bila diperlukan, Anda dapat memasang lampu artificial di dalam rumah untuk keperluan cahaya bagi tanaman.
4. Pemupukan
Pemupukan dapat dilakukan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tanaman. Pilih pupuk tertentu yang tidak bersifat menyuburkan daun, karena pertumbuhan daun yang telalu pesat akan mempercepat penguningan dan kerontokan daun tanaman. Pada sebagian hobis tanaman hias dalam ruangan banyak yang menggunakan pupuk dengan komposisi seimbang dan jangka panjang. Pupuk yang banyak digunakan adalah pupuk Majemuk berbentuk tablet yang praktis digunakan.
5. Perawatan Tanaman Hias
Salah satu tantangan terbesar menanam tanaman hias di dalam rumah adalah perawatannya. Perawatan tanaman yang dilakukan seperti halnya perawatan tanaman hias di pekarangan rumah meliputi penyiraman, pencabutan gulma, pemangkasan dan pemupukan. Penyiraman tanaman hias di dalam rumah tidak perlu dilakukan sesering bila ditempatkan di luar rumah. Untuk penyiraman, lakukan tes kelembaban media tanam terlebih dahulu dengan cara menekan media tanam menggunakan jari. Bila kering lakukan penyiraman secukupnya.
6. Upgrade Pot Tanaman Hias
Saat tanamn hias mulai tumbuh membesar dan akar dalam pot mulai memenuhi pot, hingga kadang sampai keluar, maka itulah tanda saatnya tanaman hias tsb harus dipindahkan ke pot yang lebih besar. Pemindahan tanaman hias tsb harus dilakukan hati-hati agar tidak merusak tanaman hias. Selain mengganti pot perlu juga dilakukan pergantian media tanam dengan yang lebih baru, mengingat tanaman perlu media tumbuh yang lebih segar dan alami. Pemindahan pot dan penggantian media tanam tsb juga sangat penting untuk menjamin ketersediaan nutrisi di dalam media tanam yang digunakan.
Demikianlah cara menanam tanaman hias di dalam rumah dan diruang tamu. Tanaman hias yang kita tanam akan memberikan keindahannya baik daun ataupun bunganya, jika kita rawat dengan sungguh-sungguh. Terimakasih sudah berkunjung kesini. sukses selalu.
Aneka-Perliharaanhias----Ikan Louhan merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang umumnya dibudidayakan oleh para peternak ikan louhan untuk dijadikan sebagai ikan hias akuarium oleh para pecinta ikan louhan. Dulu saat maraknya tren ikan louhan, ikan ini memiliki harga jual yang cukup fantastis. Bahkan bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, tergantung pada motif, warna serta benjolan yang dimiliki ikan tersebut. Ikan ini juga dipercaya mampu membawa keberuntungan bagi pemilik ikan hias air tawar ini.
Jika Anda adalah salah satu penggemar ikan louhan, maka tidak afdol rasanya jika Anda belum mengetahui cara membedakan antara ikan lauhan pejantan dan ikan lauhan betina. Berikut kami akan memberikan Cara membedakan ikan Louhan jantan dan betina dengan mudah dan akurat, membedakan antara lohan jantan dan betina bisa dikatakan gampang-gampang susah, banyak pendapat yang sudah dibagikan kepada sesama penghobby ikan louhan. Baik kita lihat dari besar kecilnya jenong kepalanya, dari warna sirip maupun dari pen kelaminnya.
Dalam membedakan ikan louhan jantan dan betina para peternak ikan louhan biasanya menekan pada bagian kelamin ikan itu sendiri biasanya ikan louhan jantan pada saat ditekan akan mengeluarkan cairan berwarnah putih dan ikan louhan betina akan mengeluarkan cairan kental berwarna kekuningan, selain itu ikan louhan jantan memiliki perut ramping dan ikan louhan betina memiliki perut buncit pada saat ingin memasuki masa kawin.
semuanya memang bisa benar dan bisa juga meleset, walaupun dengan cara yang terakhir adalah cara yang paling akurat. Meskipun demikian, cara tersebutpun kadang meleset juga, walaupun hampir mendekati 100 persen tingkat keakuratannya, dalam arti masih ada kemungkinan meleset juga jika kita kurang teliti atau kita seorang pemula yang baru mau memulai dalam beternak ikan louhan, meskipun cara inilah yang paling mudah.
Perbedaan fisik yang cukup terlihat jelas dari ikan louhan jantan dan betina adalah pada besar kecilnya jenong di kepalanya. Namun jika ikan louhan tersebut masih kecil dan berumur kurang dari 2 bulan, mungkin hal ini cukup sulit untuk ditentukan, meskipun ada beberapa jenis ikan louhan yang dengan umur yang relatif masih muda namun sudah memiliki jenong yang bisa dikatakan cukup besar dan sudah kelihatan akan menjadi louhan dengan jenong yang besar.
Jika Anda adalah salah satu penggemar ikan louhan, maka tidak afdol rasanya jika Anda belum mengetahui cara membedakan antara ikan lauhan pejantan dan ikan lauhan betina. Berikut kami akan memberikan Cara membedakan ikan Louhan jantan dan betina dengan mudah dan akurat, membedakan antara lohan jantan dan betina bisa dikatakan gampang-gampang susah, banyak pendapat yang sudah dibagikan kepada sesama penghobby ikan louhan. Baik kita lihat dari besar kecilnya jenong kepalanya, dari warna sirip maupun dari pen kelaminnya.
Dalam membedakan ikan louhan jantan dan betina para peternak ikan louhan biasanya menekan pada bagian kelamin ikan itu sendiri biasanya ikan louhan jantan pada saat ditekan akan mengeluarkan cairan berwarnah putih dan ikan louhan betina akan mengeluarkan cairan kental berwarna kekuningan, selain itu ikan louhan jantan memiliki perut ramping dan ikan louhan betina memiliki perut buncit pada saat ingin memasuki masa kawin.
semuanya memang bisa benar dan bisa juga meleset, walaupun dengan cara yang terakhir adalah cara yang paling akurat. Meskipun demikian, cara tersebutpun kadang meleset juga, walaupun hampir mendekati 100 persen tingkat keakuratannya, dalam arti masih ada kemungkinan meleset juga jika kita kurang teliti atau kita seorang pemula yang baru mau memulai dalam beternak ikan louhan, meskipun cara inilah yang paling mudah.
Perbedaan fisik yang cukup terlihat jelas dari ikan louhan jantan dan betina adalah pada besar kecilnya jenong di kepalanya. Namun jika ikan louhan tersebut masih kecil dan berumur kurang dari 2 bulan, mungkin hal ini cukup sulit untuk ditentukan, meskipun ada beberapa jenis ikan louhan yang dengan umur yang relatif masih muda namun sudah memiliki jenong yang bisa dikatakan cukup besar dan sudah kelihatan akan menjadi louhan dengan jenong yang besar.
1. Membandingkan Karakter Fisik
Cara pertama yang bisa anda lakukan untuk membedakan ikan louhan jantan dan betina adalah membandingkan karakter fisik ikan, memang secara garis besar ukuran ikan luhan jantan lebih besar dari pada ikan louhan betina. Benjolan ikan louhan jantan pun lebih panjang dan lebih lebar dari pada benjolan yang diiliki ikan louhan betina. Ciri khusus untuk ikan louhan betina adalah dibagian perutnya terdapat semacam vent yang agak menonjol , jadi mudah untuk membedakan ikan louhan jantan dan betina. Sedangkan untuk ikan louhan hasil keturunan dari Cichlasoma Trimaculatum, betinanya terdapat bintik hitam dibagian sirip punggungnya.
2. Mengamati Organ Kelamin
Langkah kedua untuk mengetahui perbedaan antara ikan louhan jantan dan betina adalah dengan mengamati organ kelaminnya, apabila mengalami kesulitan dengan cara yang pertama yaitu membandingkan karakter fisiknya, anda bisa menggunakan cara kedua. Ikan louhan jantan ditandai dengan adanya alat kelamin yang dimiliki ikan, ikan louhan jantan memiliki kelamin dengan bentuk benjolan yang keluar, dan untuk kelamin ikan louhan betina tampak dengan cekungan. Ciri khusus lagi, bahwa kelamin ikan louhan jantan akan mengeluarkan cariaran berwarna keputih-putihan apabila di urut, dan bagi ikan betina akan mengeluarkan cairan berwarna kekuning-kuningan.
3. Memperhatikan Tingkah Laku
Cara yang terakhir adalah dengan memperhatikan tingkah laku yang dilakoni ikan louhan, apabila anda perhatikan dengan seksama, tingkah laku ikan louhan jantan dan betina memiliki perbedaan. Untuk ikan jantan memiliki tingkah laku aktif dan gerak yang lincah sekali, sedangkan ikan louhan betina sebaliknya dengan gerak yang lemah lembut dan gemulai.
Ketiga Cara Membedakan Ikan Louhan Jantan dan Betina yang kami paparkan di atas cukup mudah dan simple, apabila anda masih ragu dalam memutuskan jenis kelaminnya, maka anda bisa menggunakan ketiga cara di atas. Setelah bisa membedakan ikan louhan jantan dan betina, lanjut pembahasan mengenai Cara Budidaya Ikan Louhan dengan mudah.
Kita bisa amati dari jenongnya, dimana ikan louhan jantan lebih besar kemungkinan memiliki jenong yang lebih besar dibandingkan ikan louhan betina, hal ini bisa kita bandingkan jika ikan louhan tersebut berumur sama dan dari indukan yang sama. Karena jika berumur berbeda dan dari indukan yang berbeda pula, maka akan lebih sulit dibandingkan karena bisa saja ikan louhan betina lebih besar jenongnya karena memang ia berasal dari gen dengan indukan yang memiliki jenong yang besar.
Dari bentuk jenis kelamin, cara ini adalah yang paling akurat dan sedikit kemungkinan salah, kecuali untuk penghoby atau peternak yang masih awam, kemungkinan masih menerka-nerka sebelum mempunyai pengalaman cara menentukan louhan jantan dan betina dengan tepat.
Dimana alat kelamin louhan jantan berbeda dengan alat kelamin louhan betina, pada louhan jantan kita akan melihat alat kelamin yang sedikit menonjol kebawah yang bisasa kita sebut ven, dan pada louhan betina alat kelaminnya lebih cenderung berbentuk cekungan dan tidak terlalu menonjol.
Namun pada saat kedua louhan ini sudah birahi, maka akan lebih jelas terlihat jika dilihat dari samping, dimana louhan jantan memiliki ven yang mengarah kebawah dengan panjang sekitar 0.5 cm sedangkan louhan betina memiliki ven juga yang mengarah kebawah namun agak sedikit miring kebelakang, itu adalah semacam corong untuk mengeluarkan telur saat louhan betina bertelur.
Demikian mengenai cara mudah membedakan ikan Louhan jantan dan betina dengan akurat, semoga bermanfaat, dan mungkin ada tambahan dari para master louhan, terimakasih dan semoga sukses dalam membudidayakan ikan louhan.
Anonim
06.54
CB Blogger
IndonesiaDimana alat kelamin louhan jantan berbeda dengan alat kelamin louhan betina, pada louhan jantan kita akan melihat alat kelamin yang sedikit menonjol kebawah yang bisasa kita sebut ven, dan pada louhan betina alat kelaminnya lebih cenderung berbentuk cekungan dan tidak terlalu menonjol.
Namun pada saat kedua louhan ini sudah birahi, maka akan lebih jelas terlihat jika dilihat dari samping, dimana louhan jantan memiliki ven yang mengarah kebawah dengan panjang sekitar 0.5 cm sedangkan louhan betina memiliki ven juga yang mengarah kebawah namun agak sedikit miring kebelakang, itu adalah semacam corong untuk mengeluarkan telur saat louhan betina bertelur.
Demikian mengenai cara mudah membedakan ikan Louhan jantan dan betina dengan akurat, semoga bermanfaat, dan mungkin ada tambahan dari para master louhan, terimakasih dan semoga sukses dalam membudidayakan ikan louhan.
Aneka-Peliharaanhias---Oodinium merupakan jenis flagellata yang masuk kategori protozoa, tetapi beberapa sumber mengatakan bahwa Oodinium ini masuk kategori algae karena memiliki klorofil. Oodinium merupakan salah satu parasit yang sering menyerang ikan apabila kondisi aquarium atau kolam yang terlalu kotor, kualitas air yang jelek, ditambah Kondisi ikan yang sedang stres juga dapat memicu timbulnya penyakit ini yang disebabkan Oodinium ini.
Secara ilmiah Oodinium dapat dikenali sebagai berikut:
Oodinium
Klasifikasi:
Phylum : Protozoa
Kelas : Flagelata / Sarcomastigophora
Ordo : Dirofirida
Genus : Oodinium / Oodinia
Spesies :
1. Oodinium Pilularis
2. Oodinium Ocellatum
Inang : Ikan Air Tawar, Payau & Ikan laut, seperti Mujaer, Mas, Kepe-kepe, Melanak
Disebut juga : Penyakit Velvet
Penyebab : Oodiia / Oodinium
Oodinium dapat menyerang ikan air tawar maupun laut, dimana untuk air tawar disebabkan oleh Oodinium pilularis atau Oodinium imneticum dan untuk air laut disebabkan oleh Oodinium ocellatum Oodinium akan mencari ikan sebagai inang dengan segera, karena Oodinium akan mati dalam waktu 24 jam jika tidak menemukan inangnya. Oodinium akan menempel pada ikan dengan menggunakan flagellum yang kemudian akan membentuk batang (kaki) penghisap yang masuk ke dalam kulit dan selaput lendir pada insang ikan. Batang (kaki) penghisap ini akan merusak sel-sel disekitarnya dan menghisap nutrisi pada daging ikan (inang) sebagai makanannya.
Setelah makan dan berukuran dewasa, Oodinium akan melepaskan diri dari inangnya dan berenang bebas di air, kemudian Oodinium akan membelah menjadi lusinan sel baru yang siap mencari inang-inang yang baru. Jika tidak diperhatikan dan tidak segera ditangani ikan kesayangan yang diketahui terserang penyakit ini tiba-tiba bisa sudah rusak parah bahkan mengalami kematian.
Tanda-Tanda dan Akibat Ikan Terserang Oodinium
Secara ilmiah Oodinium dapat dikenali sebagai berikut:
Oodinium
Klasifikasi:
Phylum : Protozoa
Kelas : Flagelata / Sarcomastigophora
Ordo : Dirofirida
Genus : Oodinium / Oodinia
Spesies :
1. Oodinium Pilularis
2. Oodinium Ocellatum
Inang : Ikan Air Tawar, Payau & Ikan laut, seperti Mujaer, Mas, Kepe-kepe, Melanak
Disebut juga : Penyakit Velvet
Penyebab : Oodiia / Oodinium
![]() |
| Oodinium Protozoa |
Setelah makan dan berukuran dewasa, Oodinium akan melepaskan diri dari inangnya dan berenang bebas di air, kemudian Oodinium akan membelah menjadi lusinan sel baru yang siap mencari inang-inang yang baru. Jika tidak diperhatikan dan tidak segera ditangani ikan kesayangan yang diketahui terserang penyakit ini tiba-tiba bisa sudah rusak parah bahkan mengalami kematian.
Tanda-Tanda dan Akibat Ikan Terserang Oodinium
Ada beberapa tanda-tanda dan gejala yang sering terlihat jika ikan sudah terserang penyakit velvet atau serangan Oodinium antara lain:
- Ikan menggosok-gosokan tubuhnya ke benda-benda keras yang ada di akuarium seperti pasir dasar (gravel), kayu, filter internal, dll.
- Ikan terlihat lesu dan lemah.
- Nafsu makan ikan berkurang.
- Kehilangan berat tubuh.
- Pernafasan menjadi cepat, terlihat ikan berusaha keras untuk bernafas, pergerakan insang makin cepat.
- Sirip menutup ke tubuh.
- Warna bintik putih kekuningan pada kulit (bagian tubuh) ikan atau terlihat seperti karat pada ikan.
- Pada tahapan yang lebih lanjut kulit (sisik) akan copot. Kehadiran penyakit ini pada awalnya sulit terdeteksi, pada tahapan awal yang perlu dicermati adalah kebiasaan ikan yang menggosok-gosokan tubuhnya ke benda-benda keras disekitarnya. Biasanya penyakit ini lebih sering ditemui pada sirip dan insang ikan.
![]() |
| Ikan terserang Velvet Oodinium |
Untuk pendeteksian lebih lanjut, secara sederhana dapat dilakukan dengan menyorotkan lampu senter pada tubuh ikan dalam kondisi ruangan gelap. Cermati apakah ada kumpulan bintik putih kekuningan (menyerupai debu, bedak, tepung) pada kulit, sirip dan insang ikan tersebut Oodinium akan menyerang segala jenis ikan, bahkan anak ikan yang baru berumur beberapa hari. Biasanya yang terserang penyakit ini dari ikan jenis Discus, anabantoids, danios, goldfish, dan killifish.
- Tingkatkan suhu atau temperatur air, minimal 82F atau sekitar 28C.
- Nyalakan lampu akuarium untuk beberapa hari.
- Tambahkan garam akuarium, yang secara tidak langsung dapat membantu pernafasan ikan.
- Rawat dengan tambahan obat (cupric sulphate) untuk penyakit Velvet (Oodinium), dimana target utamanya adalah sel-sel Oodinium yang berenang dalam air.
- Hentikan penggunaan carbon filter selama perawatan.
- Selalu menjaga kualitas dan kondisi air.
- Hindari melakukan tindakan yang membuat ikan stres, seperti perubahan suhu secara mendadak, mengganti air secara keseluruhan, dll.
- Berikan makanan yang cukup (tidak berlebihan) dan bernutrisi pada ikan.
Gejala :Oodinium akan menyerang segala jenis ikan, bahkan anak ikan yang baru berumur beberapa hari. Biasanya yang sering terserang penyakit ini dari ikan-ikan dengan jenis anabantoids, danios, goldfish, dan killifish.
Perawatan : Ikan dari jenis catfish dan bottom feeder lainnya sangat sensitive terhadap obat-obatan untuk penyakit Velvet (Oodinium) – mengandung cupric sulphate, oleh karena itu gunakan sesuai dosis yang benar, sebaiknya digunakan pada akuarium karantina, dan apabila kesulitan untuk memindahkan ikan jenis catfish / bottom feeder tersebut dan atau untuk perawatan akuarium dapat dilakukan dengan mengurangi dosis dan menambah jadwal pemberian obat dengan selalu memantau kondisi ikan dari jenis catfish / bottom feeder tersebut.
Lakukan perawatan terhadap ikan yang terjangkit sedini mungkin, karena penyakit ini cepat sekali menular dan biasanya lambat terdeteksi.Pencegahan : Biasanya Jika ikan terkena velvet, ikannya akan berwarna gelap/hitam, sirip fin-nya menguncup, ikan cenderung suka menggesekkan tubuhnya ke benda di sekitarnya dan biasanya ngumpul di sudut/mojok.
Cara Mengatasi dan Pengobatan Penyakit Velevet pada ikan:
- Karantina yang dicurigai telah terjangkit dan isolasi apabila dikhawatirkan terkena velvet dalam tahap yang berat.
- Masukkan chlorampenicol 1,5 gram+ Acriflavine 20 ml + 1-2 garam ikan ke dalam tank berisi kurang lebih 100 liter untuk karantina.
- Pasang aerator dengan bukaan besar.
- Pasang heater > 30 C.
- Kalau airnya keruh dikemudian hari, lakukan penyifonan. Tambahkan larutan sama seperti sebelumnya. Lakukan seterusnya sampai ikan terlihat sehat (biasanya kurleb 1-2 minggu).
- Kurangi pemberian pakan pada ikan dan sesedikit mungkin (puasa).
Demikian cara mengatasi penyakit velvet pada Ikan yang diakibatkan parasit Oodinium. Perlu di ingat dalam penangan ikan hias pun masih berlaku nasihat kedokteran bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati. Semoga ikan peliharaan kita selalu sehat dan dapat memberikan keindahannya yang selalu maksimal. Sukses selalu, Terimakasih.
Aneka-Peliharaanhias----Berdasarkan pengalaman penulis, merawat dan memelihara ikan mas koki itu, gampang-gampang susah, apa lagi jika berbicara masalah pemberian makan pada ikan mas koki. Ikan mas koki harus diberi makan dengan benar agar dapat hidup sehat dan bahagia. Pemberian makanan secara berlebihan, atau pemberian pakan serta persiapan yang salah adalah kesalahan lazim yang sering dilakukan pemilik ikan mas koki saat memberi makan ikan mereka. Banyak kasus kematian ikan mas koki itu terkait dengan masalah pencernaan dan gelembung renang, akibat dari pemberian makan yang tidak baik. Memahami kebiasaan makan ikan mas koki dan mengetahui jenis makanan yang tepat akan membantu Anda memberi makan ikan mas koki dengan baik dan benar.
Bagian I
Mempelajari Jenis Makanan yang Tepat untuk Ikan Mas Kok
1. Pelajari jenis makanan apa yang harus diberikan untuk ikan mas koki.
Ikan mas koki termasuk omnivor, yang berarti ikan mas koki memakan daging dan tumbuhan. Banyak jenis makanan yang dapat Anda berikan untuk ikan mas koki, dan Anda mungkin kebingungan jika pergi ke toko hewan peliharaan dan melihat semua pilihan yang tersedia. Jadi, sebelum membeli makanan apa pun, luangkan waktu untuk mempelajari apa perbedaan di antara jenis makanan tersebut.Perlu diingat bahwa setiap jenis makanan memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Ikan mas koki harus diberi berbagai jenis makanan. Membeli berbagai jenis pakan akan membantu menjaga menu makan ikan tetap menarik dan memastikan ikan mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk tetap sehat.
2. Sertakan pakan kering dalam menu makan ikan.
Pakan kering adalah salah satu jenis makanan ikan paling umum. Pakan kering biasanya dijual dalam kemasan kaleng dan berbentuk serpihan atau pelet. Serpihan akan mengambang di permukaan air dan pelet biasanya akan tenggelam ke dasar. Ikan mas koki akan menyantap makanan di permukaan dan di dasar akuarium, oleh karena itu Anda dapat menggunakan salah satu jenis pakan kering ini. Secara umum, pakan kering cukup sehat untuk ikan mas koki, tetapi tidak mengandung semua nutrisi yang diperlukan. Oleh sebab itu, sebaiknya tidak menjadikan pakan kering sebagai komponen utama dari menu makan ikan. Pakan kering berbentuk serpihan tetap mengambang di permukaan, sisa yang tidak dimakan dapat disingkirkan dengan mudah sehingga lebih mudah bagi Anda untuk menjaga kebersihan akuarium.
3. Sediakan berbagai jenis pakan hidup untuk ikan mas koki.
Pakan hidup merupakan sumber protein yang baik untuk ikan, dan dianggap sebagai bagian paling penting dari menu makan ikan. Contoh pakan hidup di antaranya cacing tanah, cacing darah, daphnia, dan udang air asin.
Jika tidak disiapkan dengan benar, pakan hidup memiliki potensi menularkan penyakit kepada ikan mas koki. Untuk mengurangi kemungkinan penularan penyakit, belilah pakan hidup dari toko hewan peliharaan lokal, daripada mencarinya di danau, kolam, atau tanah.
Umumnya, udang air asin dan cacing tanah jarang menularkan penyakit.
Tidak terlalu sulit untuk mendapatkan cacing tanah karena pasokannya cukup banyak. Cacing dewasa diperkirakan dapat menghasilkan 1000 cacing dalam setahun.
Udang air asin adalah udang yang sangat kecil. Udang ini sangat kaya protein, sehingga sebaiknya diberikan sebagai bonus, bukan sebagai menu makan rutin.
4. Cari tahu pilihan makanan beku atau kering-beku untuk ikan mas koki.
Makanan beku atau kering-beku sering kali memberikan tingkat nutrisi yang sama seperti pakan hidup.[9] Makanan beku atau kering-beku bisa menjadi pilihan yang baik jika memegang cacing hidup membuat Anda sedikit mual. Pakan hidup kemungkinan besar tersedia dalam bentuk beku atau kering-beku di toko hewan peliharaan lokal.
Keuntungan lain dari pakan beku adalah kemudahannya untuk disimpan.
Jika Anda memiliki kepiting, lobster, atau kerang beku di rumah, Anda juga dapat memberikannya sebagai makanan ikan mas koki. Pastikan makanan itu telah dibersihkan dan dilelehkan sebelum dimasukkan ke dalam akuarium.
Gambar berjudul Feed Goldfish Step 5
5. Jangan lupa memberikan juga buah dan sayuran sebagai menu makan ikan.
Buah dan sayuran adalah bagian penting dalam menu makan ikan mas koki. Keduanya merupakan sumber nutrisi yang baik sekaligus rendah lemak. Ada banyak jenis buah dan sayuran yang dapat Anda berikan kepada ikan mas koki, termasuk polong, selada, brokoli, dan apel.
Buah atau sayuran apa pun yang Anda pilih, sebaiknya dilunakkan, diiris atau dipotong dadu dan dikupas terlebih dahulu sebelum diumpankan kepada ikan mas koki. Jangan pernah menambahkan bumbu apa pun pada buah atau sayuran.
Bagian II
Memberi Makan Ikan Mas Koki
Gambar berjudul Feed Goldfish Step 6
1. Berikan makanan untuk ikan dalam jumlah kecil beberapa kali sehari.
Aturan praktis yang dapat Anda ikuti adalah jangan memberi pakan melebihi apa yang bisa ia makan dalam waktu satu sampai dua menit. Ikan mas koki bisa benar-benar makan sampai mati. Oleh sebab itu Anda harus sangat berhati-hati agar tidak memberi makan ikan mas koki secara berlebihan. Memberinya makan tiga kali sehari seharus cukup.
Ambillah sejumlah pakan yang dengan mudah dapat Anda jumput menggunakan ibu jari dan telunjuk. Jumlah tersebut yang harus Anda berikan untuk ikan.
Gambar berjudul Feed Goldfish Step 7
2. Ketahui cara yang benar untuk menyiapkan setiap jenis makanan.
Dengan begitu banyaknya jenis pilihan pakan ikan yang tersedia, Anda harus mengetahui cara yang benar untuk menyiapkan setiap jenis makanan. Hal ini akan memperkecil kemungkinan ikan mas koki mengalami gangguan pencernaan setelah makan.
Rendamlah terlebih dahulu pakan kering yang berbentuk serpihan agar ikan mas koki tidak menelan gelembung udara saat memakannya. Menelan gelembung udara dapat menyebabkan masalah gelembung renang dan sembelit. Untuk merendam serpihan, celupkan ke dalam air akuarium beberapa kali sebelum benar-benar memasukkan ke dalam air. Berikan pakan ini satu sampai dua kali seminggu.
Rendamlah pelet selama 10 sampai 15 menit, atau sampai pelet mengembang sekitar dua kali ukuran awalnya. Tuangkan sedikit air dari akuarium ke dalam wadah lain dan taruhlah pelet di dalam wadah ini. Setelah pelet lunak dan ukurannya bertambah, masukkan ke dalam akuarium. Berikan pelet dua sampai tiga kali seminggu.
Rendamlah pakan kering-beku di dalam wadah kecil yang berisi air akuarium untuk mencegah gangguan pencernaan.
Lelehkan makanan beku hingga benar-benar leleh sebelum memasukkannya ke dalam akuarium. Taruhlah makanan beku di dalam lemari es untuk proses pencairan.
Kupas, potong, dan lunakkan buah dan sayuran. Merebus adalah cara yang baik untuk melunakkan sayuran. Buah dan sayuran dapat diberikan sebagai bonus sekali-sekali.
Cucilah pakan hidup sampai benar-benar bersih jika Anda menangkapnya sendiri di lingkungan sekitar. Mencuci cacing tanah dengan air akan membantu menghilangkan tanah dan organisme penyebab penyakit yang mungkin ditemukan di dalam tanah.
Untuk memberikan cacing sebagai makanan, potonglah cacing menjadi potongan kecil sebelum menaruhnya di dalam akuarium. Anda bahkan dapat menusuknya dengan tusuk gigi dan mengumpankannya kepada ikan dengan cara seperti itu. Berikan pakan hidup sekali seminggu.
Gambar berjudul Feed Goldfish Step 8
3. Amati ikan saat Anda memberinya makan.
Perhatikan ikan mas koki dengan cermat saat Anda memberinya makan untuk memastikan ikan tidak makan berlebihan. Jika ikan makan terlalu banyak, ususnya akan penuh makanan sehingga akan memerangkap gas di dalam gelembung renang dan menyebabkannya mengapung tanpa tujuan. Jika Anda melihatnya mengapung seperti ini, segera singkirkan sisa-sisa makanan yang ada.
Hubungi dokter hewan atau toko hewan peliharaan untuk mencari informasi tentang cara menangani ikan mas koki yang makan berlebihan.
Gambar berjudul Feed Goldfish Step 9
4. Buatlah rencana pemberian makan jika Anda akan bepergian.
Jika Anda akan meninggalkan rumah selama lebih dari beberapa hari, buatlah rencana tentang bagaimana Anda akan memberi makan ikan mas koki. Salah satu pilihan adalah meminta bantuan seseorang untuk memberinya makan. Jika memilih opsi ini, ada baiknya Anda membuat daftar terperinci tentang menu makan ikan mas koki peliharaan Anda, dilengkapi instruksi tentang cara memberinya makan sementara Anda bepergian.
Mempersiapkan makanan jauh-jauh hari dan menyimpannya di dalam wadah terpisah akan mempermudah orang yang Anda mintai tolong untuk memberi makan ikan.
Alat pemberi makan ikan otomatis juga tersedia. Kunjungi toko hewan peliharaan lokal untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai alat ini.
Harap diingat bahwa ikan mas koki sebenarnya dapat bertahan hidup untuk waktu yang cukup lama tanpa makan. Meski akan kelaparan, ikan mas koki dapat bertahan hingga tiga minggu tanpa makan.
Bagian III
Memahami Anatomi Ikan Mas Koki
1. Cari tahu di mana letak gigi ikan koki.
Gigi ikan mas koki tidak terletak di rahangnya.[20] Gigi ikan berada di bagian belakang kerongkongan sehingga memungkinkan ikan menghancurkan makanan dan menelan seluruh makanannya. Jika Anda mendengarkan dengan saksama, Anda bisa benar-benar mendengar suara berderak yang dikeluarkan gigi ikan mas koki saat mengunyah makanannya.
Gambar berjudul Feed Goldfish Step 11
2. Pelajari tentang sistem pencernaan ikan mas koki.
Ikan mas koki tidak memiliki lambung. Alih-alih, usus ikan mengambil alih fungsi lambung. Selain itu, tidak adanya lambung menyebabkan ikan mas koki tidak bisa makan banyak makanan sekaligus. Makanan yang ia makan akan bergerak dengan cepat melalui sistem pencernaannya. Tidak adanya lambung membuat ikan mas koki lebih rentan terhadap masalah pencernaan jika tidak diberi makan dengan benar.
3. Pelajari tentang fungsi gelembung renang pada ikan mas koki.
Gelembung renang adalah organ internal berisi gas yang memungkinkan ikan tetap mengapung di dalam air. Jika tidak diberi pakan yang tepat, ikan mas koki bisa mengalami masalah dengan gelembung renangnya, sehingga ia akan mengalami kesulitan untuk mengapung di dalam air.
Tips Penting
- Air keran baru memiliki konsentrasi mineral dan nutrisi lain yang berbeda dibandingkan air akuarium yang sudah disaring. Oleh karena itu, sebaiknya rendam makanan ikan dalam air akuarium.
- Ikan mas koki hias dibiakkan untuk memiliki bentuk tubuh yang tidak biasa sehingga ikan seperti ini sangat rentan mengalami masalah daya apung dan masalah dengan gelembung renang. Untuk menghindari masalah ini, pertimbangkan untuk memberi makan pelet yang bisa tenggelam.
- Sebaiknya memberi makan ikan pada waktu yang sama setiap hari.
- Spirulina adalah sejenis ganggang yang digunakan sebagai suplemen makanan dalam pelet ikan mas koki. Spirulina dapat meningkatkan kecerahan dan keindahan warna ikan Pelet yang mengandung spirulina dapat dibeli di toko hewan peliharaan.
Peringatan
Selain dapat menyebabkan masalah pada pencernaan dan gelembung renang yang serius, memberi makan ikan secara berlebihan juga dapat menimbulkan masalah dengan akuarium. Jika tidak segera dibersihkan, sisa makanan akan membusuk dan mengeluarkan racun berbahaya seperti amonia ke dalam air. Kelebihan makanan juga dapat membuat air akuarium menjadi lebih keruh sehingga dapat menyebabkan masalah dengan sistem penyaringan air.
Sumber:
https://id.wikihow.com/Memberi-Makan-Ikan-Mas-Koki
http://goldfish2care4.com/goldfish-feeding.html
http://www.goldfish-as-pets.com/what_to_feed_goldfish.html
http://kb.rspca.org.au/what-should-i-feed-my-goldfish_457.html



































