Home » Posts filed under Tanaman Air
AUFA GARDEN
Aufa Garden Penjualan aneka tanaman hias, bibit tanaman hias dan bibit tanaman buah, berkualitas. Tersedia juga pupuk, obat dan pengendali hama, perlengkapan taman dan peralatan berkebun. HP. 085820852888
Aufa Garden Banjarmasin Menjual aneka tanaman hias murah, tanaman hias bermutu, dijual tanaman dan perlengkapan taman, hubungi Nomor HP. 085820852888.
Bibit Kayu Bajakah. Jual kayu bajakah asli murah di Banjarmasin kalimatan selatan. Jual Tanaman khas Kalimantan, jual murah tanaman hias kalimantan selatan. Tanaman Hias di Banjarmasin Jual Murah tanaman khias wilayah Banjarmasin dan sekitarnya. Tanaman hias murah, tanaman hias gratis, tanaman hias murah gratis ongkos kirim sekitar Banjarmasin. Tanaman hias langka, tanaman hias hutan kalimantan. Jual murah tanaman Kalimantan, Tanaman langka kalimantan. Asli tanaman Indonesia, tanaman langka nusantara, kirim-kirim tanaman hias. Jual tanaman hias partai eceran. Banjarmasin tanaman hias. Bibit Tanaman hias murah, bibit tanaman buah murah. penjualan tanaman hias murah dan lengkap. Stok tanaman hias terlengkap. Aneka Pupuk. Pupuk Organik. Pupuk kotoran sapi. Pupuk Kotoran Kambing. Jual tanah pupuk, jual sekam bakar dari sekam padi.
Berikut inilah 10 jenis tanaman Aquascape yang paling populer dan banyak di tanam di penataan Aquascape, sehingga terlihat Aquascape semakin cantik dan menawan dengan keindahan masing-masing tanaman hias tersebut.
10. African Water Fern

Ada Java Fern, ada pula African Water Fern. Tanaman ini memiliki tampilan yang cukup unik dan menarik. Africa Fern sering digunakan sebagai latar belakang akuarium. Tidak sulit untuk merawat aquascape yang satu ini. Anda hanya perlu menempatkannya dalam air dengan suhu 20 – 27 derajat celcius.
Tak perlu pencahayaan yang tinggi untuk membuat Africa Fern tetap tumbuh, karena tanaman ini bisa tumbuh meski mendapatkan pencahayaan yang minim. Dengan begitu, tanaman ini sangat cocok dikombinasikan dengan Java Fern.
9. Microsorum Pteropus

Java Fern adalah nama dari tanaman aquascape ini. Karena mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan ekstrem, maka Java Fern sangat direkomendasikan untuk pemula. Meskipun perawatannya mudah, tanaman ini juga dikoleksi oleh pemain lama aquascape. Hal ini dikarenakan Java Fern memiliki bentuk dan tampilan yang sangat menarik.
8. Anubias Nana

Kriteria jenis tanaman aquascape untuk pemula adalah yang mudah dirawat dan tidak memerlukan berbagai perawatan yang rumit. Nah, jika Anda mencari tanaman aquascape yang cocok untuk pemula, Anubias Nana adalah sebuah pilihan yang cocok. Tanaman ini bisa ditemukan di sungai atau di alam liar dengan sangat mudah.
Tanaman ini mampu bertumbuh dengan tinggi hingga 15 cm dan daun dari tanaman ini berwarna hijau gelap. Tak perlu melakukan perawatan khusus pada Anubias Nana. Sama seperti Amazon Sword, tanaman ini dapat bertahan dalam air bersuhu 22 – 28 derajat celcius.
Lantas, di mana tempat yang cocok untuk meletakkan Anubias Nana? Sejatinya, tanaman ini bisa diletakkan di segala sudut akuarium Anda. Karena fungsi utama dari Anubias Nana ini memang untuk menambah keindahan pada akuarium.
7. Echinodorus Amazonicus

Tanaman yang satu ini merupakan salah satu jenis tanaman aquascape yang paling diminati oleh pemula. Daun ini memiliki bentuk seperti pedang. Bahkan, panjang daun ini dapat mencapai 50 cm. Amazon Sword sering dipakai untuk mempercantik bagian belakang akuarium. Toleransi suhu air yang cocok untuk aquascape ini adalah 22 – 27 derajat celcius.
Echinodorus Amazonicus tidak bisa hidup tanpa CO2. Untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman ini, sangat dianjurkan untuk memasang tabung yang menyuplai CO2 ke dalam akuarium Anda.
6. Lilaeopsis

Bentuknya seperti rumput yang biasa Anda lihat di sekitar kita. Namun, Lilaeopsis bisa tumbuh setinggi 5 cm dan menyebar dengan cepat di lantai akuarium. Apabila Anda mengkombinasikan Lilaeopsis dengan aquascape lainnya, sebaiknya Anda rutin melakukan pemangkasan terhadap tanaman ini. Karena jika dibiarkan, maka Lilaeopsis yang tumbuh dengan cepat dapat menyerang tanaman aquascape lain di sekitarnya.
Gunakan pencahayaan sedang untuk merangsang pertumbuhan Lilaeopsis. Air dengan suhu 23 – 29 derajat celcius adalah yang terbaik untuk tanaman yang kerap kali digunakan sebagai tempat persembunyian bayi-bayi ikan ini.
5. Amazon Sword
Dinamakan Amazon Sword karena bentuk daun pada tanaman aquascape yang satu ini tampak seperti pedang. Amazon Sword adalah jenis tanaman aquascape yang sering dipakai sebagai latar belakang (background) akuarium.
Pada umumnya, pemilik akuarium akan meletakkan Amazon Sword ini di bagian belakang akuarium. Tanaman ini bisa bertahan di dalam air dengan suhu 22 – 28 derajat celcius. Selain itu, Amazon Sword membutuhkan sumber pencahayaan yang moderat agar bisa bertumbuh dengan baik. Ikan-ikan sangat gemar menjadikan Amazon Sword ini sebagai tempat persembunyian yang nyaman.
4. Eleocharis Parvula
Nama dari tanaman ini sedikit mirip dengan Hemianthus Callitrichoides, yakni Dwarf Hair Grass. Ketika diberikan sebuah batu di tengah-tengahnya, maka aquascape ini akan tumbuh dengan sangat menakjubkan di sekitar batu.
Karena pertumbuhan Dwarf Hair Grass terbilang cepat, maka Anda harus melakukan pemangkasan secara berkala. Suhu air yang tepat untuk aquascape ini adalah 22 – 25 derajat celcius. Dengan pencahayaan yang sedang, Dwarf Hair Grass tetap bisa tumbuh dengan baik. Akan tetapi, jika ingin tanaman ini tumbuh dengan cepat, berilah pencahayaan yang tinggi untuk aquascape ini.
3. Java Moss

Sepintas tanaman aquascape ini terlihat seperti ganggang rumput laut. Namun, tanaman ini memiliki warna hijau terang, kontras dengan rumput laut yang memiliki warna putih kekuningan. Java Moss biasa tumbuh di kayu apung atau bebatuan. Boleh dibilang bahwa Java Moss adalah tanaman aquascape di sekitar kita yang mudah diperoleh.
Sama seperti Water Wisteria, Java Moss juga tidak memerlukan pemeliharaan ekstra. Tanaman ini bisa tumbuh di air bersuhu 21 – 32 derajat celcius, tetapi suhu yang paling tepat adalah 21 – 24 derajat celcius. Bayi-bayi ikan biasa berlindung di dalam tanaman ini. Java Moss bisa hidup di semua jenis pencayahaan.
2. Hemianthus Callitrichoides

Nama lain dari tanaman aquascape ini adalah Dwarf Baby Tears. Tanaman ini sering digunakan untuk karpet akuarium dan menjadi favorit bagi penggemar aquascape. Perawatan tanaman ini terbilang mudah jika dibandingkan dengan HC Cuba.
Dwarf Baby Tears dapat tumbuh dengan lebat memenuhi lantai akuarium. Suhu yang cocok untuk tanaman karpet aquscape ini berkisar pada 22 – 23 derajat celcius. Sifat dari tanaman ini adalah tumbuh mengikuti arah cahaya. Jadi, ketika Dwarf Baby Tears memperoleh pencahayaan yang kurang, maka tanaman ini akan tumbuh ke atas berusaha mencari sumber cahaya.
1. Hygrophila Difformis

Tanaman untuk Aquascape ini yang juga dikenal dengan nama Water Wisteria ini dapat tumbuh dengan cepat. Perawatannya mudah dan dapat mempercantik akuarium air tawar Anda.
Tanaman ini bisa bertahan dalam suhu air 23 – 28 derajat celcius. Selain itu, tanaman ini hanya membutuhkan pencahayaan yang sedang. Water Wisteria sangat cocok digunakan untuk karpet pada akuarium.
Aneka-Peliharaanhias---Ada beragam jenis tanaman hias untuk aquascape, tanaman ini sangat indah dan menarik sebagai pelengkap dalam aquascape.
Berikut ini beberapa jenis tanaman hias untuk aquascape yang sering kita jumpai ;
Ludwigia sp white
Ludwigia glandolosa peranis
Ludwigia senegalensis
Ludwigia var cuba
Ludwigia green
Limnophelia aromatica
Hygrophila arguia
Nesaea peducellata golden
Rotala bangladesh
Rotala Vietnam
Pagoestemon Octopus.
Akhmad Solihin
06.35
CB Blogger
Indonesia![]() |
| Tanaman Hias Aquascape |
Berikut ini beberapa jenis tanaman hias untuk aquascape yang sering kita jumpai ;
Ludwigia sp white
Ludwigia glandolosa peranis
Ludwigia senegalensis
Ludwigia var cuba
Ludwigia green
Limnophelia aromatica
Hygrophila arguia
Nesaea peducellata golden
Rotala bangladesh
Rotala Vietnam
Pagoestemon Octopus.
Aneka-Peliharaanhias----Banyak hobbis dan penggemar tanaman hias yang belum memahami benar tentang pupuk dan cara pemupukan yang baik dan benar sesuai kebutuhan tanaman. Sekalipun di pasaran banyak jenis pupuk yang ditawarkan, tetapi hati-hati jangan sampai anda terkecoh, pupuk yang Anda pilih belum tentu cocok dengan kondisi tanaman hias kesayangan Anda.
Secara umum, tanaman hias memiliki sifat masing-masing terhadap kandungan air, unsur hara, dan kondisi tanah. Untuk penyesuaian kadar yang ideal, diperlukan pengolahan media tanam yang benar dan tepat. Berkaitan dengan media tanam tanaman hias, pemupukan sangat berperan dalam penyesuaian unsur hara yang terkandung di dalamnya.
Oleh sebab itu, pemupukan yang salah bisa mengakibatkan buruknya kondisi media tanam, sehingga memengaruhi kualitas perkembangan tanaman hias. Maka, sering ditemukan kasus buruknya pertumbuhan tanaman, bahkan berakhir dengan kematiannya, sekalipun bibit tanaman tersebut diperoleh dari jenis unggulan dan diproses secara sempurna di laboratorium pembibitan.
Untuk metode pemupukan yang benar dan tepat tersebut, di antaranya adalah dengan memilih jenis bahan dasar media tanam yang sesuai dan unsur hara, seperti kalium, nitrogen, fosfor, magnesium, dan mangan yang sesuai dengan kebutuhan jenis dan masa pertumbuhannya.
Selain itu, setiap jenis pupuk tidak diperoleh dari bahan yang sama, misalnya pupuk anorganik diperoleh dari proses kimiawi yang diolah oleh pabrik, sedangkan pupuk organik dihasilkan dari bahan-bahan alami, seperti kotoran, ikan, dan tumbuh-tumbuhan. Dari masing-masing pupuk memiliki sifat-sifat dan kandungan zat yang berbeda-beda pula. Ada yang nitrogennya lebih tinggi, ada yang unsur haranya terdiri dari Kalium, dan sebagainya.
Oleh sebab itu, memilih pupuk dan pengaturan komposisinya tidak boleh sembarangan. Akan tetapi, harus disesuaikan dengan jenis, kondisi tanaman, lingkungan tumbuh dan fase pertumbuhannya.
Mengenai tata cara memupuk tanaman hias dapat kita ikuti dari beberapa cara yang telah ditenteukan dalam beberapa literatur, yang secara ringkasnya Aneka-Peliharaanhias ulas di sini. Antara lain mulai dari Anthurium, Adenium, Aglaonema, Anggrek, Euphorbia, Milii, hingga Puring.
![]() |
| Pemupukan Tanaman Hias |
Cara Pemupukan Yang Benar Untuk Tanaman Hias
Pemupukan dilakukan dengan tepat merupakan salah satu kegiatan pemeliharaan tanaman Hias yang cukup penting. cara Pemupukan yang benar untuk tanaman Hias merupakan salah satu faktor yang paling penting.pemupukan ini bertujuan untuk menyediakan dan mengganti unsur-unsur hara yang habis atau berkurang karena digunakan tanaman untuk proses pertumbuhan.
Kebutuhan pupuk sangat ditentukan oleh dua faktor utama, yaitu pengambilan hara oleh tanaman dari dalam tanam dan persediaan kandungan hara dalam tanah.
Agar tumbuh normal, tanaman indoor membutuhkan unsur-unsur penyusun tumbuh (C, H, O, N, S, P, dan Mg), unsur-unsur katalisator (Fe, Cu, Mn, dan Co) unsur-unsur perangsang (Na dan Ci), dan unsur-unsur fisiologis penting lainnya (K, Ca, Bo, Si, He, dan Al) dalam jumlah tentu pada setiap tingkat pertumbuhannya. Kebutuhan hara itu harus lengkap secara kualitatif dan kuantitatif.cara memupuk tanaman hias
Tanaman dalam pot lebih sering di beri pupuk berisi unsur hara komplit dalam bentuk larutan dari pada pupuk tunggal. Tanaman yang masih muda atau medi tanamannya masih cukup banyak hanya perlu diberi pupuk mejemuk yang diberikan lewat media tanam saja. Pemupukannya disebut pemupukan lewat akar.
Pemberian pupuk cair pada tanaman indoor berarti bahwa kegiatan pemupukan dan penyiraman sudah terlaksana dalam satu tindakan sekaligus. Pupuk ini harus diencerkan dulu dengan air sesuai dengan perbandingan yang di anjurkan dalam petunjuk pemakaiannya.
Pada saat pertumbuhan tanaman hias semakin besar maka tanaman akan makin kekurangan zat hara. Pada saat inilah pemupukan melalui daun dapat berlangsung dengan efektif. Pupuk daun di semprotkan ke arah stomata (mulut daun).
![]() |
| Penyemprotan Pupuk Daun |
Jenis pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk organik. Pupuk organik, seperti pupuk kadang, kompos atau humus digunakan sebagai pupuk dasar. Penggunaannya dilakukan dengan cara dicampur ketanah pada waktu penyemprotan tanaman . Pupuk ini sangat baik untuk memperbaiki sifat-sifat tanah agar menjadi gembur, mudah ditembus akar, serta dapat menyimpan udara dan air.
Jenis pupuk anorganik adalah pupuk buatan yang dihasilkan oleh pabrik pupuk. Bentuknya dapat berupa pupuk tunggal, seperti Urea, TSP, dan KCI atau pupuk majemuk, seperti NPK.
Urea mensuplai unsur N terbanyak, TSP banyak menyediakan unsur P, dan KCI atau ZK banyak menyediakan K. Ketiga jenis pupuk itu mudah dicari di pasar atau toko sarana pertanian dengan harga relatif murah. Jenis lainnya relatif mahal karena dilengkapi unsur-unsur lain seperti vitamin dan hormon.
Pupuk majemuk NPK adalah golongan pupuk utama yang mengandung unsur nitrogen, fosfat, dan kalium. Jenis pupuk ini banyak di jumpai di pasaran dengan berbagai macam merek dagang. Apa pun mereknya, hendaknya digunakan pupuk majemuk dengan perbandingan NP, dan K yang jelas.
Beberapa merek dagang pupuk majemuk dengan perbandingan N-P-K yang jelas diantaranya Rustica Yellow (15-15-15), Decatar (28-8-4), dan Nitrofoska (17-17-22). Pupuk NPK yang tidak mencantumkan perbandingan secara jelas tidak dapat diandalkan penggunaannya karena tidak diketahui unsur yang dikandungnya dengan jelas.
Waktu dan cara pemupukan untuk tanaman hias dalam pot sangat bervariasi. Banyaknya pupuk yang diberikan sangat tergantung dari jenis dan ukuran tanamannya. Untuk sebuah pot yang berdiameter 20 cm dapat digunakan 2 g Urea, 1 g TSP, dan 1 g ZK pada tanaman hias daun atau tanaman hias bunga pada fase generatif .
Cara pemupukannya dapat diberikan lewat akar atau lewat daun. Pupuk akar diberikan lewat media tanah dengan cara dibenamkan kemudian disiram air. Ketika dipupuk, media tanam harus dalam keadaan basah.
Pupuk daun adalah pupuk kimia yang cara pemberiannya dilakukan dengan disemprotkan ke daun. Masuknya unsur hara ke tubuh tanaman melalui daun. Isi pupuk daun adalah N,P dan K dengan di tambah unsur-unsur hara lain. Unsur-unsur itu cepat diserap oleh tanaman sehingga penyakit kekurangan unsur dapat segera dicegah.
Sebelum digunakan, pupuk daun ini diencerkan dulu dengan 10 l air kemudian disiram atau disemprotkan pada bagian-bagian tanaman, terutama daun. Pemupukan ini dapat dilakukan setiap 3 bulan sekali, yaitu pada saat pertumbuhan tanaman aktif.
Demikian cara pemupukan tanaman hias yang baik dan benar, semoga bermanfaat. Terimakasih.
Aneka-Peliharaanhias---Tanaman air dalam Aquascap merupakan elemen yang paling penting pada aquascape yang indah. Bahkan kehadiran tanaman ini jauh lebih utama dan vital dibandingkan dengan ikan-ikan hias yang hidup di dalam tangki, artinya ikan hanya sebagai pendukung dan pelengkap biodata di dalamnya, itupun ikan tertentu saja yang boleh menghuni Aquascap tersebut. Tanpa adanya tanaman, maka tangki kaca tidak bisa disebut aquascape, tetapi hanyalah aquarium untuk ikan hias saja. Oleh sebab itu, tumbuh-tumbuhan air ini harus mendapatkan perawatan yang benar-benar maksimal.
![]() |
| Tanaman Aquascape |
Lantas, bagaimana ya caranya merawat tanaman air yang benar? Berikut ini kiat-kiat merawat tanaman air tersebut.
Atur Kondisi Air sesuai Habitat Alami
Terdapat beragam jenis tanaman air di dunia ini. Masing-masing dari tanaman tersebut memiliki habitatnya sendiri. Ada tanaman yang biasa hidup di perairan dingin, tetapi tidak sedikit pula yang umumnya tinggal di lingkungan yang hangat. Buatlah kondisi di aquascape menyerupai habitat alami tanaman yang Anda pelihara. Untuk menurunkan suhu air, Anda bisa menggunakan kipas khusus dan menaruh tangki di ruangan ber-AC. Sedangkan untuk menghangatkan temperaturnya, pakailah perangkat water heater.
Berikan Pupuk secara Rutin
Tanaman membutuhkan unsur hara sebagai makanannya. Unsur-unsur seperti fosfor, nitrogen, dan kalium menjadi kebutuhan pokok dari tumbuhan air. Anda bisa memberikan pupuk khusus aquascape, baik yang bersifat organik maupun kimiawi. Pupuk ini banyak dijual di toko ikan hias terdekat. Agar tidak mengganggu kehidupan ikan, pupuk ini diberikan dengan metode penyuntikan melalui selang khusus yang ditanamkan di dasar tangki.
Pencahayaan selama 6-10 Jam
Tanaman air membutuhkan cahaya untuk mendukung proses fotosintesis. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 6-10 jam. Anda bisa menggunakan sistem pencahayaan 2 watt/galon memakai lampu neon. Setelah habis waktu tersebut, biarkanlah tanaman melakukan respirasi dengan mematikan lampu neon. Jika lampu ini terus dinyalakan, siap-siap bakal terjadi ledakan algae atau lumut liar yang tidak kita inginkan.
Pemberian O2 dan H2O yang seimbang
Sebagian hobis memasang alat khusus yang juga pupuk terhadap keseimbangan oksigen dan karbon dioksida untuk aquascapenya. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki pertumbuhan tanaman dan perkembangan ikan hias di dalamnya.
Pemberian O2 dan H2O yang seimbang
Sebagian hobis memasang alat khusus yang juga pupuk terhadap keseimbangan oksigen dan karbon dioksida untuk aquascapenya. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki pertumbuhan tanaman dan perkembangan ikan hias di dalamnya.
Hindari Memasang Aerator
Aerator adalah alat yang berguna untuk menciptakan gelembung-gelembung udara di dalam air. Prinsip kerjanya adalah menyedot udara lalu membuangnya di dalam air. Akibatnya kadar oksigen terlarut di dalam air pun akan meningkat. Hal ini justru membahayakan tanaman air yang notabene membutuhkan karbon dioksida untuk sebagai bahan baku dalam proses fotosintesis. Oksigen yang dihasilkan dari proses tersebut kemudian bisa dinikmati oleh ikan.
Jaga Kebersihan Tangki
Pantau terus kondisi kesehatan tanaman dan ikan di dalam tangki. Jagalah selalu kebersihan aquascape agar tidak ada bibit penyakit dan jamur yang berkembang biak. Setiap 2-3 minggu sekali Anda bisa mengganti 30-50 persen volume air di dalam tangki dengan air bersih. Permukaan bagian dalam kaca bisa disikat untuk menghilangkan lumut yang menempel, tetapi jangan menggunakan cairan pembersih apapun.
Demikianlah cara dan kiat-kiat merawat tanaman air aquascape agar selalu terlihat indah dan menawan di dalam aquarium. Semoga bermanfaat.
Aneka-Peliharaanhias----Melati air (Echinodorus palaefolius var. latifolius) adalah tanaman berbunga yang indah dan menyegarkan udara yang masuk dalam suku Alismataceae dan berasal dari Brazil, Peru, Meksiko dan Uruguay. Bunga melati air ini unik karena hidup di genangan air yang banyak. Bunga melati air sangat cantik dan menarik. Ciri-ciri bunga melati air yaitu memiliki bunga berwarna putih dengan jumlah kelopak bunga 3, kepala sari berwarna kuning ditengah membentuk lingkaran.
Tanaman ini punya banyak kelebihan. Selain rajin berbunga tak kenal musim, melati air (Echinodorus palaefolius) juga punya bentuk daun yang eksotis, makin ke atas makin melebar. Tanaman bunga melati air berbunga tidak kenal musim. Daun tanaman bunga melati air memiliki bentuk yang eksotis, semakin ke atas makin melebar. Daun melati air agak kaku, permukaan dan bagian bawah daun ditumbuhi bulu-bulu yang kasar dengan bentuk daun bervariasi mulai dari bulat besar, lonjong besar dan lonjong kecil . Bunga melati air akan mekar pada saat pagi hari dan akan kembali menguncup pada sore hari.
![]() |
| Tanaman Hias Melati Air - Gambar: Google |
Melati air pada dasarnya merupakan tumbuhan yang sangat mudah ditanam. Bahkan Anda yang tidak pernah memiliki pengalaman bercocok tanam pun bisa memeliharanya. Tanaman ini membutuhkan tanah yang mengandung banyak air. Selanjutnya Anda harus mengondisikan supaya tanah tersebut selalu dalam keadaan lembab. Alangkah baik jika tanaman di tanam di tempat yang teduh, tidak terkena terik matahari langsung. Melati air juga tidak membutuhkan perawatan yang rumit lho sebab mempunyai kemampuan beradaptasi yang baik.
Jika ingin menanam melati air bak di dalam pot ataupun dalam kolam khusus, dapat mengikuti langkah-langkah dibawah ini :
Persiapan Pot Tanaman Hias Melati Air
Tidak ada spesifikasi mengenai jenis pot atau kolam yang bisa digunakan untuk menanam melati air. Anda bisa menggunakan kolam tanah, kolam beton, kolam fiberglass, hingga pot ukuran besar yang diisi air. Selanjutnya kolam tersebut dikeringkan dan dijemur selama 2-3 hari untuk mematikan kuman dan bakteri berbahaya bagi tanaman yang ada di dalamnya.
Penambahan Media Tanam pada Tanaman Hias Melati Air
Perlu diperhatikan, tanaman hias melati air membutuhkan media tanam sebagai tempat pertumbuhan akarnya. Tanaman ini sangat menyukai media tanam yang mengandung jumlah air yang tinggi. Anda bisa menggunakan tanah liat yang mengandung lumpur dan dicampurkan dengan pupuk kandang secukupnya. Jika tidak mau repot, ambil saja tanah di sawah lalu masukkan ke dalam kolam. Isilah kolam memakai media tanam hingga memenuhi 1/3 dari total volumenya.
Penanaman Bibit Tanaman Hias Melati Air
Bibit melati air yang sudah Anda beli di Toko Tanaman hias yang menjual melati air bisa langsung ditanamkan ke dalam pot atau kolam. Caranya, buatlah lubang tanam lalu masukkan seluruh bagian akar melati air. Usahakan posisi akar tersebut menyebar ke seluruh area pot dan kolam. Lanjutkan proses penanaman ini sampai seluruh bibit yang Anda miliki berhasil ditanamkan.
![]() |
| Bibit Melati Air - Gambar: Google |
Pengisian Air pada Tanaman Hias Melati Air
Setelah semua bibit melati air sudah ditanam dengan baik, kini saatnya mengisi air ke dalam kolam tersebut. Gunakan air yang bersih untuk mengisi kolam dapat berupa air sumur atau air ledeng PDAM yang telah diendapkan selama satu malam. Isilah kolam dengan air hingga ketinggian muka air berada di posisi setengah ketinggian batang tanaman. Pastikan tidak ada tanaman yang tenggelam karena pasti akan membusuk.
Cara Perawatan Tanaman Hias Melati Air
Tanaman Hias Melati air tidak memerlukan penyiraman karena semua kebutuhan airnya sudah tercukupi dengan baik dalam genangan air yang tersedia. Faktor yang perlu diperhatikan adalah pemupukan. Berikan pupuk NPK kepada tanaman ini setiap sebulan sekali untuk mendukung pertumbuhannya. Pupuk NPK yang akan diberikan ke tanaman jangan langsung disebar begitu saja ke dalam kolam. Pemberian pupuk ini harus dikerjakan dengan metode penyuntikan memakai selang. Selang dimasukkan ke dalam media tanam, lalu pupuk NPK dialirkan lewat selang ini.
Setelah tanaman cukup besar, sebaiknya dipindah ke wadah yang lebih besar. Bisa ke bak atau pot. Tanaman Hias Melati air sangat bagus tumbuh di media yang lebar. Makin lebar dan besar wadah, makin bagus tampilannya. Bisa menggunakan pot tanah, sementara media tanamnya lumpur, pupuk kandang, ditambah pupuk NPK. Yang harus diperhatikan, sebaiknya berhati-hati ketika memindahkan melati air dari ember ke wadah yang lebih besar, pot misalnya. Tak boleh sembarang bongkar agar akar tanaman tidak putus.
Demikianlah tentang tanaman hias melati air, baik pengertian maupun cara perawatannya. Semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung di blog ini.
Sumber :
https://belajartani.com/5-cara-pemupukan-yang-biasa-dilakukan-petani/.
https://travel.kompas.com/read/2009/09/30/15402440/melati.air.si.eksotis.yang.rajin.berbunga /.
https://www.uvplastik99.com/2019/09/tips-dan-trick-jitu-melakukan-budidaya.html


























