Home » , » CARA MENANAM DAN MERAWAT TANAMAN HIAS JENIS TANAMAN BERUMBI

CARA MENANAM DAN MERAWAT TANAMAN HIAS JENIS TANAMAN BERUMBI

Alstroemeria
Aneka-Peliharaanhias---Sahabat pencinta tanaman hias, berikut ini kita akan mengulas tentang tanaman hias berumbi. Tanaman hias itu ada berbagai macam jenisnya, yang dapat dibedakan dari jenis bunga, batang hingga akarnya (umbi).  Jenis tanaman berumbi (bulbous plants) adalah tanaman yang menyimpan cadangan makanan di bawah permukaan tanah. Tak hanya cadangan makanan yang tersimpan dalam umbi, melainkan juga ‘cadangan hidup’ dari tanaman yang bersangkutan.  Ini seperti yang diungkapkan Franches Hutchison dalam bukunya Bulbs for Your Garden (1993) bahwa umbi dalam sebuah tanaman sebagai hadiah yang menakjubkan bagi mekanisme pertumbuhan.  Bagaimana tidak, tanaman berumbi mampu melenyapkan diri seakan mati (dormansi) hanya menyisakan umbi yang ada di bawah tanah. 

Dormansi si tanaman berumbi ini, berbulan-bulan lamanya, biasanya ketika musim kering yang panjang atau ketika lingkungan tak memenuhi janjinya untuk memberikan syarat tumbuh. Begitu turun hujan dan lingkungan sekitar mendukung, dormansi berhenti dengan sendirinya. Lalu dari bentuk umbi saja timbul kehidupan. Ada yang diawali dengan daun mudan pertama, seperti pada Zephyranthes. Ada pula yang dibuka dengan munculnya bunga, pada Amaryllis misalnya.
Meskipun sama-sama tanaman umbi, ahli tanaman Hutchison membedakan tanaman berumbi ini menjadi 5 (lima) kelompok berdasarkan karakteristik umbinya. Yakni bulbs (umbi lapis), corms (akar), tubers (umbi batang), tuberous roots (umbi akar), dan rhizomes (rimpang). Pembedaan ini bermanfaat ketika kita akan membiakan tanaman. Ada umbi yang bisa dipecah-pecah karena punya lebih dari satu titik tumbuh, ada yang tumbuh tunggal. Bila umbi tersebut berasal dari modifikasi batang titik tumbuhnya lebih dari satu semisal ada caladium dan kentang.


Memilih Tanaman Umbi 

Dalam memilih tanaman umbi untuk kita pelihara ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan, terutama jika kita membeli bibit dan budidaya dari luar negeri, usahakan untuk memilih umbi yang kondisi tempat asalnya sama dengan tempat dimana tanaman umbi akan kita tanam.
Di Indonesia sendiri, yang dijual adalah tanaman jadi (pot plant) dengan bunga yang sangat menawan. Walaupun kini ada juga yang sudah memproduksi umbi. Perihal memilih tanaman berbunga, sebaiknya jangan keburu terpesona dan ingin segera memilikinya, karena tidak semua tanaman umbi sesuai dengan kondisi lingkungan dimana kita tinggal. Bagi yang tinggal di kawasan dingin  seperti daerah Bandung dll akan lebih leluasa memilih lantaran lebih banyak tanaman berumbi yang berbunga bagus bisa tumbuh. Sedangkan untuk yang tinggal di kawasan panas, perlu agak selektif. Pilih yang bisa temperate zone. Semisal day lily, Amaryllis, atau Zephytanthes.  


Cara menanam Tanaman umbi yang baik dan benar



Bila anda mendapatkan tanamannya sudah berupa pot plant yang berbunga, tinggal meletakan saja di tempat yang anda inginkan. Yang jelas perlu sinar matahari langsung. Tanaman berumbi ini tahan kering bilamana anda lupa menyiram. Menanam umbi memang tidak telalu susah sich… yang agak perlu ekstra perhatian adalah perawatannya.

Setelah bunga habis, ada beberapa tindakan tergantung jenis tanamannya. Untuk tanaman tunggal semisal Amaryllis dan Hypeastrum, lakukan pemotongan pada tangkai bunga dan daun hingga pangkal mendekati umbi. Umbi yang gundul akan membentuk bunga baru yang lebih cantik dan menarik. Sedangkan untuk bunga yang berumpun semisal Crinum, cukup dibiarkan saja maka dia akan tumbuh dengan sendirinya saja.

Dalam hal menanam umbi di pot, medianya campiran antara tanah dan pupuk kandang atau kompos. Penanaman umbu tunggal macam Amaryllis dan Hypeastrum cukup dikubur setengahnya dari tinggi umbi. Sedangkan untuk umbi kecil seperti Zephyranthes dibenam keseluruhan. Untuk pertumbuhan, umbi memerlukan air dengan penyiraman secara rutin. Jika kering pertumbuhan umbi bisa terhambat bahkan tanaman hias umbi kesayangan kita tidak akan tumbuh. Jadi kalo tidak ada hujan, jangan lupa umbinya disiram ya..!




Jenis-jenis dan ragam Tanaman Berumbi



Berikut ini beberapa jenis tanaman berumbi yang sering kita temukan dan cocok untuk ditanam sebagai tanaman hias di halaman dan perkarangan rumah anda;


1.      PERUVIAN LLILY (ALSTROMERIA AUREA)


Alstroemeria adalah bunga yang sedikit zygomorfik (bilateral simetris) dengan 3 sepal dan 3, umumnya kelopak garis-garis. Sepal dan kelopak bunga pada Alstroemeria serupa warnanya dan teksturnya - yaitu, tidak ada sepal hijau padat. Alstroemeria memiliki enam benang sari. Ovarium di Alstroemeria lebih rendah, dengan 3 buah masker. Alstroemeria memiliki rencana monokotil untuk memiliki bagian bunga dalam 3s. Anatomi alstroemeria bunga Alstroemeria lebih seperti rumput dimana pembuluh darah naik daun tapi tidak bercabang. Ini juga bisa dilihat di rerumputan, Irises dan Lilies. Daun alstroemeria terbalik. Daunnya melengkung saat meninggalkan batang, sehingga bagian bawah menghadap ke atas. 







Jika kita lihat lebih teliti pada batang Alstroemeria Anda kadang-kadang dapat melihat pola pertumbuhan spiral pada batangnya. Hal ini disebabkan oleh produksi sel baru dalam urutan spiral dan ini adalah penyebab kepala bergerak seperti yang terjadi. Jika suhu tanah naik terlalu tinggi (di atas sekitar 22 derajat celcius), tanaman Alstroemeria berusaha untuk menghasilkan akar umbi yang lebih besar dengan mengorbankan tunas berbunga. Dengan beberapa varietas ini dapat menyebabkan produksi batang buta tanpa bunga dan tidak ada bunga. Karena itu tanaman umbi ini menyukai daerah dingin, jenis dan warnanya ada bermacam-macam. Ada yang Kuning, Merah, Pink, kombinasi dan hibrida lainnya.  Dinamai dari tokoh Baron Alstroemer, ahli botani dari Swedia. Bunga yang diyakini berasal dari Amerika ini dapat tumbuh hingga mencapai 1 meter. Biasanya ditanam sebagai border maupun filler di taman dataran tinggi.




2.   KANA (CANNA INDICA)




Tanaman berumbi yang satu ini memang paling mudah ditemukan, cocok untuk kawasan panas dan sejuk seperti sub tropis. Ragam bunganya juga banyak. Terkenal dengan sebutan bunga tasbih. Disebut bunga tasbih karena buahnya seperti tasbih hanya saja bijinya infertil. Ia dibiakan dengan memisahkan anakan dari rimpang (rhizoma) yang terbentuk.

Sering kita jumpai bunga kana merah ini berada di daerah pingir sungai atau kali. Biasanya tanaman ini kadang digunakan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah kita. Bunga yang bernama latin Canna indica ini berasal dari benua Amerika. Tanaman mampu hidup di daerah rendah hingga ketinggian 1000 m dpl.

Bunga Kana (Canna Indica) banyak dikenal dengan nama lili kana, kembang tasbih, panah india, ganyong hutan, puspa mjindra, ganyong wono, ganyong alas, dan ganyong leuweung.

Bunga kana ini Mempunyai ciri-ciri Kuntum bunga berbentuk mirip corong, terdiri dari tiga sampai lima helai mahkota bunga yang berukuran kecil sampai besar tergantung jenisnya. Warna mahkota bervariasi, antara lain kuning cerah, kuning tua, merah muda, merah tua, jingga, kuning berbintik-bintik coklat atau kombinasi dari warna-warna tersebut. Tanaman ini terdiri dari akar (rimpang), batang semu, daun, bunga, buah, dan biji. Akar dari tanaman kana disebut rimpang (geragih), batangnya mengandung air (herbaceous) dan terbentuk dari pelepah-pelepah daun yang saling menutupi satu sama lain sehingga disebut “batang palsu”. Daun tersusun dalam tangkai pendek dan tumbuh berselang-seling, berbentuk oval dengan ujung runcing. Permukaan daun bagian atas berwarna hijau, tembaga gelap atau keungu-unguan, sedangkan permukaan bagian bawah tertutup lapisan putih seperti bedak.  




3.   CALLA LILY (ZANTEDESCHIA AETHIOPICA)


Walaupun namnya menggunakan Lili, Calla lily sebenarnya termasuk marga Araceae (talas-talasan). Disebut calla lily mungkin karena warnanya yang putih berbentuk corong mirip casablanca. Mudah ditanam disegala ketinggian. Menyukai air, bahkan ada beberapa yang menanam digenangan air. Calla lily ada banyak ragam selain putih, pink, merah marun, kuning adalah ragam hibrida yang diperkenalkan beberapa tahun yang telah lalu dalam suatu ajang tanaman hias. Calla lily juga merupakan Tanaman hias berbunga yang harum, calla lily bisa menjadi pilihan terbaik. Tanaman ini bisa tumbuh keatas menjulang tinggi. Bunganya berwarna putih yang sekilas menyerupai corong dengan putik yang berwarna kuning.


4.   AFRICAN LILY (AGAPANTHUS-BLUE)


Bila kita berjalan-jalan kekawasan puncak, maka akan banyak kita temukan tanaman ini, yang dijual sebagai tanaman Pot atau di polibag dengan bunga ungu yang bergerombol banyak. Disebut african lily karena memang asalnya dari Afrika. African lily menyukai kawasan sejuk agar bisa berbunga optimal. Dalam hal penataan di taman African lily bagus jika diletakan sebagai border taman.


5.   BAWANG BROJOL (ZEPHYRANTHES TUBISPATHA)


Bawang Brojol (Zephyranthes Tubispatha) ini merupakan tanaman favorit untuk lanskap. Sebagai filler maupun border. Bawang Brojol bagus ditanam dalam hamparan. Mudah berbunga, dan bunganya mekar hanya sehari. Esoknya digantikan dengan bunga lain dalam satu hamparan. Macam-macam warna yang tersedia antara lain putih, kuning dan pink, hanya saja bereka berbeda jenis.


6.   DAHLIA


Bunga Dahlia ini adalah tanaman yang sudah populer sejak dahulu, ditanam dipekarangan dan halaman rumah-rumah. Sudah kita kenal keindahannya, hanya warnanya saja yang berkembang dari waktu ke waktu. Dahlia bunganya besar dan menarik. Bisa ditanam sendirian maupun berkelompok. Cara menanamnyapun sangat mudah, biasanya umbinya dibenamkan dalam-dalam ke tanah. bunga Dahlia adalah tanaman perdu berumbi yang sifatnya tahunan (perenial), berbunga di musim panas sampai musim gugur. Dahlia adalah bunga nasional negara Meksiko yang juga merupakan negara asal bunga ini.


Dahlia termasuk bunga yang terlambat dikembang-biakkan. Pada tahun 1872, negeri Belanda menerima sekotak umbi Dahlia yang dikirim dari Meksiko. Dari sekotak umbi bunga Dahlia ternyata hanya satu umbi yang berhasil berbunga namun menghasilkan bunga indah berwarna merah dengan daun bunga yang runcing. Ahli tanaman berhasil mengembang biakkan Dahlia yang kemudian dinamakan Dahlia juarezii. Dahlia juarezii merupakan nenek moyang semua bunga Dahlia hibrida (persilangan) yang terdapat sekarang ini.


Bunga Dahlia dinamakan untuk menghormati ahli botani berkebangsaan Swedia dari abad ke-18 yang bernama Anders Dahl. Dahlia ini berasal dari kata Andreas Dahl, ahli botani dari Swedia yang dicatat menemukan tanaman ini. Hanya saja, ada catatan yang mengatakan bahwa dahlia dtemukan di Meksiko oleh bangsa Spanyol.


7.    DAY LILY

 
Tanaman berumbi dan berbunga yang disebut Day Lily ini bentuknya mirip dengan bunga lili, hanya saja bisa ditanam di kawasan panas. Berbunga sepanjang tahun, bagus untuk bedding plant maupun pot plant. Day Lily berbunga pada umur 30 hari setelah umbi ditanam. Menyukai sinar matahari langsung dan bunganya awet hingga 3 hari.



8.   GLADIOL (GLADIOLUS) 

    
    Gladiol atau dikenal juga dengan nama Gladiolus, sering digunakan sebagai bunga potong, disukai karena warna bunganya yang atraktif. Mahkota bunganya tipis hingga tidak tahan lama. Tumbuh dikawasan dingin, menyukai sinar matahari langsung. Bunga asal eropa ini diberi nama gladiol merujuk pada kata latin yang berarti pedang. Karakteristik daunnya memang mirip dengan pedang, runcing, tegak dan panjang. Gladiolus sangat diminati dan gunakan untuk hiasan dan banyak sekali penggunaan bunga gladiol pada acara acara perayaan seperti pesta pesta besar atau perayaan keagamaan kristen katolik untuk hiasan di meja.




9.      CLIVIA MINIATA

Clivia Miniata sangat cocok dan bagus sebagai tanaman pot karena susunan daunnya kompak. Bunga muncul dari sela-sela daun untuk jenis yang bertangkai pendek. Sedangkan yang bertangkai panjang, bunga muncul di tengah-tengah. Mahkota bunga tebal hingga bunga awet. Bisa ditanam di kawasan yang panas.


10.      BUNGA DESEMBER (HAEMANTHUS MULTIFLORUS)


Dinamai bunga Desember karena di negeri yang memiliki empat musim biasanya berbunga dan mekar di bulan Desember. bunga ini umumnya hanya mekar pada bln. Desember dan sekitarnya (Oktober-November atau Januari-Februari). Hal sejenis ini berikanlah isyarat bahwa musim hujan memang telah tiba. Namun apabila mekar di luar bulan-bulan itu, yang pasti bawah iklim (global) telah alami pergeseran hingga merubah pola musim hujan-kemarau. Beruntunglah Indonesia yang tidak ada musim salju dingin dan beku, bunga desember bisa berbunga sepanjang tahun. Asalkan umbinya sudah cukup besar atau tanaman sudah dewasa. Bunganya berbentuk bundar yang sesungguhnya berisi ratusan kuntum bunga.


11. AMARYLLIS


Kita akan banyak menemukan di pinggiran jalan tempat wisata mulai dari Cipanas, Cibodas dan juga di Batu (Malang). Bunganya seperti terompet berwarna merah marun. Amaryllis bisa ditanam di dataran rendah dengan cara membenamkan ½ dari tinggi umbinya. Amarilis pertamakali mengundang perhatian tukan kebun di Eropa pada tahun 1800-an. Banyak kultivar amarilis yang secara umum tersebut luly karena bentuk bunga dan kebiasaan tumbuhnya yahg hampir mirip. Padahal amrilis jelas berbeda dair tanaman bunga lily pada umumnya.

Orang-orang yunani menyebut bunga ini sebagai Amarulis yang berarti "kemegahan" atau "berkilau", Bagi pria, amarilis berarti kuat, kepercayaan diri dan kecantikan daroi seorang wanita. Bentuk bunganya yang menyerupai bintang dan terompet juga melambangkan suatu kebanggaan.

Karena amarilis memiliki mahkota bunga yang besar sehingga sangat menarik perhatian; ia menjulang tinggi diantara bunga-bunga lainnya. Batangnya yang menjulang tinggi mengisyaratkan suatu keanggunan dan kecantikan. 


12. SEDAP MALAM (POLYANTHES TUBEROSA)

Bunga Sedap Malam atau dalam bahasa latin bernama Polianthes tuberose adalah salah satu jenis bunga yang sering dijadikan sebagai bunga potong. Wangi sedap malam yang sama harumnya seperti melati membuat orang-orang sangat suka dengan keberadaan bunga ini. Tidak heran bila masyarakat Jepang memakai bunga dari Meksiko ini sebagai simbol cinta. Masyarakat Eropa sendiri memakai bunga ini sebagai penghias altar gereja. Selain sebagai bunga hias, bunga sedap malam juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti mengobati insomnia, influenza, dan rematik. 
Dalam klasifikasi ilmiah, bunga sedap malam termasuk dalam Kingdom Plantae, Divisi Magnoliophyta, Class Liliopsida, Ordo Asparagales, Family Agavaceae, Genus Polianthes, dan Species Polianthes tuberosa. Bunga ini tumbuh seperti rumput dengan tinggi 0,5-1,5 m. Satu rumpun batang sedap malam tumbuh dari beberapa umbi. Selain sebagai penyimpan makanan, umbi sedap malam bisa juga digunakan untuk mengembangbiakkan tanaman dengan cara vegetatif. Daun sedap malam bentuknya memanjang seperti tanaman rumpun lainnya, dengan ukuran maksimal 60 cm. Tangkai bunga sedap malam berbentuk memanjang di ujung tanaman dan di setiap ruas akan muncul daun bunga yang pipih dan memanjang berukuran lebih kecil dibanding daun pada umumnya. 

Umumnya, pada setiap tangkai bunga, terdapat 5-15 kuntum bunga. Bunga sedap malam tidak akan mekar secara serempak. Biasanya kuntum bunga pada bagian bawah akan mekar lebih dulu, lalu kuntum bunga di atasnya akan bermekaran secara berurutan. Bunganya harum yang tercium dimalam hari, makanya dinamai sedap malam. Populer sebagai bunga potong karena bunganya yang awet. Sering juga kita temukan sebagai tanaman pot. Sedap malam bisa berbunga di kawasan panas. Cara menanamnya, Umbi ditanam dibenamkan keseluruhan ke dalam tanah.

13.  HIPPEASTRUM

Menyerupai bunga Amaryllis, karena memang satu keluarga yaitu Amarilidae. Corak lebih beragam. Bagian mahkotanya ada garis memanjang dengan warna yang berbeda dengan warna dasarnya. Cara hidup dan penanamannya sama, yaitu umbi ditanam setengahnya saja. Bisa untuk daerah panas sebagai tanaman pot maupun border.
 


Demikian cara menanam dan merawat serta jenis-jenis tanaman hias Berumbi, semoga bermanfaat. silakan dishare sekiranya bermanfaat untuk sahabat dan keluarga anda. demi lestari dan indahnya alam ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Artikel